Perbaikan kualitas hunian guna mendukung Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN). Foto: Kementerian PUPR
Perbaikan kualitas hunian guna mendukung Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN). Foto: Kementerian PUPR

Kualitas 785 Unit Rumah Diperbaiki untuk Dukung KSPN Borobudur

Properti candi borobudur pariwisata infrastruktur bedah rumah Kementerian PUPR
Rizkie Fauzian • 16 November 2020 12:03
Jakarta: Penataan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Borobudur diperkirakan rampung pada 2021. Sementara bantuan rumah swadaya masyarakat selesai akhir tahun ini.
 
"Di 2021, seluruh pekerjaan untuk program mendukung KSPN ini bisa dipastikan selesai," kata Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dalam keterangan tertulis, Senin, 16 November 2020.
 
Basuki mengatakan perbaikan hunian penduduk melalui sebuah rencana induk pembangunan infrastruktur. Bentuk bantuan dari perbaikan hunian penduduk adalah Pembangunan Sarana Hunian Pariwisata (Sarhunta).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Bantuan diberikan dengan meningkatkan kualitas rumah masyarakat di sepanjang koridor tempat pariwisata sekaligus dapat menjadi homestay bagi wisatawan yang berkunjung dan ingin menikmati keramahan warga.
 
"Orang yang tidak ingin di hotel yang mahal, mungkin bisa di homestay. Ada 785 homestay yang akan diperbaiki sehingga wisatawan bisa tinggal di homestay warga dan warga juga bisa menikmati hasil adanya wisatawan," ungkapnya.
 
Kementerian PUPR melalui Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Jawa III (BP2P Jawa III) memberikan alokasi sebanyak 785 unit rumah untuk ditingkatkan kualitasnya guna mendukung program KSPN Borobudur.
 
Menurut Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Jawa III (BP2P Jawa III) Moch. Mulya Permana, program ini dialokasikan untuk 13 Desa dan dua Kelurahan disekitar Kawasan Borobudur.
 
"785 unit ini terbagi menjadi dua jenis, yaitu 385 untuk peningkatan kualitas Sarhunta dan 400 unit merupakan jenis bantuan tanpa fungsi usaha," jelasnya.
 
Sebanyak 385 unit yang mendapatkan bantuan Sarhunta ini ditingkatkan kualitas bangunan rumahnya sehingga mampu menjadi tempat menginap bagi wisatawan yang berkunjung ke Borobudur. Sedangkan 400 unit yang mendapatkan bantuan tanpa fungsi usaha ini bentuknya adalah perbaikan dan penyeragaman muka disekitar Kawasan candi Borobudur.
 
"Hasil dari penataan KSPN ini bukan hanya menjadi lebih rapi, namun lebih seragam, sehingga wisatawan yang berkunjung mendapatkan kesan tersendiri di KSPN Borobudur," ungkapnya.
 
Selain infrastruktur jalan, sarana air bersih juga yang terpenting dalam kawasan wisata adalah mengubah wajah rumah masyarakat yang tidak layak huni menjadi layak huni dan juga multifungsi, yaitu selain untuk menjadi tempat tinggal yang layak dapat juga menjadi tempat usaha, seperti rumah sewa atau homestay.
 
(KIE)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif