Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. Foto: Medcom.id
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. Foto: Medcom.id

Menteri PUPR Ajak Negara G20 Kerja Sama di Bidang Sumber Daya Air

Properti infrastruktur Proyek Strategis Nasional Kementerian PUPR
Rizkie Fauzian • 14 September 2020 22:55
Jakarta: Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meminta negara anggota G-20 untuk bekerja sama di tengah pandemi covid-19, khususnya pada bidang pengelolaan Sumber Daya Air (SDA) dan pertanian.
 
"Selama pandemi ini, Kementerian PUPR telah bertekad untuk berperan aktif dalam mewujudkan ketersediaan air yang berkelanjutan dan pengelolaan sanitasi serta kesehatan lingkungan melalui sejumlah program," katanya dikutip Senin, 14 September 2020.
 
Menurut Basuki, program pertama terkait pengelolaan air dan pertanian yang saat ini tengah dikerjakan bersama Kementerian Pertanian adalah pengembangan food estate pada sekitar 165 ribu hektare di kawasan eks-PLG Provinsi Kalimantan Tengah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi ancaman kekeringan dan krisis pangan di masa mendatang," ujarnya.
 
Program kedua terkait pengelolaan air, yang penting dan tidak boleh diabaikan adalah pengurangan risiko bencana banjir.
 
"Pada 2020 beberapa bencana banjir di sejumlah wilayah Indonesia telah menimbulkan kerusakan yang cukup serius, termasuk merusak sejumlah bangunan infrastruktur," tuturnya.
 
Selanjutnya, dalam mendukung capaian SDG (Sustainable Development Goals) 6, Kementerian PUPR terus mendorong terwujudnya program 100-0-100 yaitu 100 persen akses universal air minum, nol persen permukiman kumuh, dan 100 persen akses sanitasi layak.
 
Di tengah pandemi, Basuki menegaskan sejumlah target infrastruktur SDA akan terus dilanjutkan dengan memperhatikan protokol kesehatan, sebab pencapaian program ketahanan pangan membutuhkan dukungan ketahanan air.
 
"Pembangunan infrastruktur SDA antara lain pembangunan 61 bendungan pada 2020-2024, rehabilitasi 2,5 juta hektare irigasi, konstruksi 500 ribu ha jaringan irigasi baru, pembangunan 2.000 km pengendali banjir dan pengaman pantai," ungkapnya.
 
(KIE)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif