Skema pembiayaan rumah subsidi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan TNI/Polri. (Foto: Anggi/Medcom.id)
Skema pembiayaan rumah subsidi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan TNI/Polri. (Foto: Anggi/Medcom.id)

Masa Jabatan Jadi Pertimbangan Skema Rumah Subsidi bagi ASN

Properti program sejuta rumah
Anggi Tondi Martaon • 08 Maret 2019 17:36
Jakarta: Pemerintah tengah merancang skema pembiayaan rumah subsidi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan TNI/Polri berpenghasilan Rp8 juta. Salah satu persyaratan skema tersebut adalah masa pengabdian ASN.
 
Direktur Jenderal (Dirjen) Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan Eko. D. Heripoerwanto mengatakan, skema itu tengah dikaji karena masih ada ASN yang belum memiliki rumah. Menurutnya, kondisi tersebut terjadi karena berbagai alasan.
 
"Salah satunya dia (ASN/Polisi/TNI) 2-3 tahun pindah, itu yang diperhatikan di situ," kata Eko di kompleks Perkantoran Kementerian PUPR, di Jakarta, Jumat, 8 Maret 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Eko menyebutkan, skema yang tengah dibahas itu juga mempertimbangkan nasib ASN di daerah. Daerah cukup mengikuti skema yang ada.
 
"Dan ini intinya kalau nanti dari hasil inventarisasi ada clustering di daerah-daerah tertentu itu kita dorong," ucap dia.
 
Saat ditanya kapan skema yang tengah disusun akan dikeluarkan, Eko menyebutkan tinggal menunggu peresmian. Saat ini, pihaknya tengah mematangkan skema FLPP untuk ASN/Polisi/TNI.
 
"Antara lain terkait dengan sumber (anggraan) dari mana, karena bisa saja dari FLPP, kemudian kemungkinan sumber lain memperluas layanannya," katanya.
 
Selain itu, Eko juga menyebutkan hal lain yang perlu dimatangkan yaitu suplai pendukung. Sebab, program ini bisa berjalan jika suplai mencukupi. "Artinya pengembang siap, tanah siap, dan seterusnya," katanya.
 

 

 

 

 

(KIE)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif