<i>Nyicil</i> Rp 48 ribu, <i>ojeker</i> bisa punya rumah
Suasana pendaftaran pengemudi ojek online untuk mendapatkan KPR.
Jakarta: Akhirnya ada fasilitas KPR bagi pengemudi ojek yang pendapatan rutinnya tidak tetap. Kerjasama antara Bank BTN dengan Grab Indonesia memungkinkan mimpi memiliki rumah layak huni dengan harga terjangkau untuk diwujudkan.

Proyek perdana dari kerjasama tersebut adalah para mitra pengemudi GrabBike di Jabodetabek. Ratusan dari mereka memenuhi kantor pusat Bank BTN, Jl Gajahmada, Jakarta, Selasa (15/5/2018), untuk mendaftarkan diri mengajukan KPR bersubsidi yang difasilitasi Grab Indonedia.


"Saya selama ini mengontrak, ada kesempatan beli rumah begini ya saya ambil," ujar Rudi yang tiga tahun terakhir mencari nafkah sebagai ojek online.

Wajar saja Rudi yang penghasilannya pas-pasan dan tidak tetap itu memberanikan diri membeli rumah. Walau harus membayar uang muka sebesar Rp 4 jut, baginya bukan masalah sebab cicilannya hanya Rp 48 ribu per hari dengan tenor hingga 20 tahun.

Hanya saja lokasi perumahan sederhana bersangkutan masih jadi ganjalan bagi beberapa pengojek. Pilihan lokasi yang BTN sediakan di Cikarang, Bekasi, Bogor dan Cileungsi memang terhitung jauh dari Jakarta.

"Makanya saya mau pastikan dulu gimana kondisinya. Kita kan belum tahu akses dari komplek ke jalan besar bagaimana, stasiun, rumah sakit, sekolah, pasar, air bersih dan sebagainya," sambung Rudi

Tapi masalah jarak bukan masalah bagi Hendrik yang datang berserta istri dan dua putranya. "Ah... yang penting punya rumah sendiri aja dulu,"  ujar pria yang mengontrak di Kalideres tersebut.


 



(LHE)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id