Kinerja sektor properti sangat erat kaitannya dengan pertumbuhan ekonomi. Foto: Shutterstock
Kinerja sektor properti sangat erat kaitannya dengan pertumbuhan ekonomi. Foto: Shutterstock

Kinerja Sektor Properti Bergantung pada Kondisi Ekonomi

Properti investasi properti perumahan bisnis properti rumah tapak
Antara • 19 September 2020 17:48
Jakarta: Kinerja sektor properti sangat erat kaitannya dengan pertumbuhan ekonomi, sehingga bila terjadi resesi dipastikan berdampak kepada kondisi sektor properti nasional.
 
"Properti sangat terkait erat dengan pertumbuhan ekonomi," kata Senior Associate Director Colliers International Indonesia, Ferry Salanto, dalam rilisnya, Sabtu, 19 September 2020.
 
Untuk itu, dalam rangka membantu mengatasi efek resesi termasuk kepada sektor properti, kebijakan pemerintah diharapkan dapat meningkatkan daya beli warga.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurutnya, saat ini daya beli masyarakat cenderung melemah sehingga pengeluaran dipastikan akan lebih selektif sehingga lebih mengutamakan kebutuhan dasar sehingga akan sangat berpengaruh kepada pembelian properti.
 
"Bahkan tanpa adanya PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar), kami nilai kemungkinan bahwa pada akhir 2020, tren pertumbuhan properti akan menurun, karena pertumbuhan dalam properti itu sejalan dengan pertumbuhan Produk Domestik Bruto atau PDB," paparnya.
 
Ia mengharapkan pada semester kedua atau paruh terakhir 2021, industri properti di Tanah Air akan dapat mulai bangkit kembali.
 
Menurut dia, sebenarnya saat ini merupakan waktu yang tepat untuk berinvestasi properti karena disinyalir telah banyak investor mempersiapkan hal tersebut guna mengantisipasi bila sektor properti akan bangkit kembali pada masa mendatang.
 
(KIE)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif