Rusun bagi gelandangan dan pengemis di Bekasi. Foto: Kementerian PUPR
Rusun bagi gelandangan dan pengemis di Bekasi. Foto: Kementerian PUPR

Rampung Akhir Tahun, Rusun bagi Gelandangan dan Pengemis Bakal Menampung 372 Orang

Properti Rusun Penyediaan Rumah Kementerian PUPR Rusun bagi gelandangan dan pengemis
Rizkie Fauzian • 21 Oktober 2021 18:39
Bekasi: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Perumahan melakukan topping off atau penutupan atap rusun di Balai Rehabilitasi Sosial Eks Gelandang dan Pengemis Pangudi Luhur Kementerian Sosial di Bekasi, Jawa Barat.
 
Pembangunan rusun yang menelan biaya pembangunan Rp28,32 miliar tersebut memiliki kapasitas 93 unit hunian tipe 24 dengan ketinggian lima lantai tersebut ditargetkan dapat selesai akhir tahun ini.
 
"Kami bersyukur pembangunan rusun Kementerian Sosial di Bekasi ini sudah mencapai lantai lima dan terlaksana dengan baik di lapangan," ujar Plt. Direktur Rumah Susun Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Maryoko Hadi dalam keterangan tertulis, Kamis, 21 Oktober 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Maryoko menjelaskan, Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR berharap pekerjaan fisik Rusun bisa cepat selesai sesuai waktu yang telah ditetapkan. 
 
Selain itu, penyedia jasa baik kontraktor pelaksana dapat menjaga kualitas bangunan tetap terjaga dengan baik dan mengantisipasi adanya kecelakaan kerja sehingga secepatnya bisa dimanfaatkan Kemensos untuk masyarakat yang membutuhkan.
 
"Rusun ini adalah rusun pertama yang dibangun untuk Kemensos dan sesuai dengan fungsinya hunian vertikal ini akan digunakan sebagai hunian sementara. Penghuni yang diseleksi oleh Kemensos akan mendapat pelatihan dari Balai dan setelah mereka siap akan disalurkan ke tempat pekerjaan yang sesuai," katanya.
 
Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (P2P) Jawa II Direktorat Jenderal Perumahan Kiagoos Egie Ismail mengatakan, masa pelaksanaan pembangunan rusun ini sekitar 210 hari kalender mulai tanggal 21 Mei 2021 sampai 16 Desember 2021. 
 
"Progres pembangunan saat ini sudah proses penutupan bagian atap dan penyelesaikan bagian dalam ruangan," jelasnya.
 
Rusun lima lantai dibangun dengan tipe 24. Ada 93 unit hunian yakni 88 unit regular dan lima untuk difabel dengan daya tampung kapasitas 372 orang. Rusun tersebut akan dilengkapi dengan furnitur. Kontraktor pelaksana PT Laris Trio Bersaudara dan Konsultan Pelaksana PT Adhikara Mitracipta.
 
(KIE)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif