Tahapan membeli rumah lelang. Foto: Shutterstock
Tahapan membeli rumah lelang. Foto: Shutterstock

6 Tahapan Membeli Rumah Lelang

Properti apartemen lelang kpr rumah tapak
Rizkie Fauzian • 19 Oktober 2020 16:37
Jakarta: Memiliki hunian melalui lelang bisa menjadi pertimbangan di tengah pandemi saat ini. Saat ini proses pelaksanaan lelang dilakukan dengan penawaran secara tertulis, tanpa kehadiran peserta lelang melalui internet.
 
Rumah lelang ini biasanya diperoleh dari pemilik yang tidak bisa membayar atau melunasi cicilan Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Rumah dari lelang biasanya cukup menggoda karena harganya lebih murah, dan bangunannya sudah jadi.
 
Jika berminat membeli rumah dari lelang, Anda bisa mengakses beberapa bank pemerintah yang menyediakan lelang rumah. Berikut ini beberapa tahapan yang perlu diketahui saat ingin membeli rumah lelang.

1. Periksa rumah

Setelah bank mempublikasikan rumah lelang melalui informasi di website, media massa ataupun informasi di kantor cabang, Anda bisa melakukan survei baik secara online atau datang langsung ke lokasi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Jika Anda berencana mendatangi langsung rumah tersebut, sebaiknya perhatikan lingkungan dan kondisi rumah. Beberapa rumah yang dilelang memiliki kualitas yang baik, namun tak jarang kondisinya memprihatinkan.

2. Daftar

Perlu diingat bahwa calon pembeli tidak dapat melakukan lelang langsung dengan pihak yang rumahnya disita, sehingga harus mendatangi dan mendaftar di balai lelang pemerintah ataupun swasta yang ditunjuk oleh KPKNL (Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang).

3. Uang jaminan

Membayar jaminan sebesar 20-50 persen dari harga rumah yang dilelang. Jika tidak menang lelang, uang jaminan akan dikembalikan. Namun bila menang, sisa biaya yang dibutuhkan harus dilunasi dalam waktu kurang dari lima hari kerja.

4. Proses lelang

Peserta lelang dengan penawaran tertinggi yang telah mencapai atau melampaui Nilai Limit disahkan oleh Pejabat Lelang sebagai Pembeli. Jika terdapat penawaran tertinggi yang sama, yang diterima lebih dahulu akan disahkan oleh Pejabat Lelang sebagai Pembeli.
 
Setelah itu, KPKNL akan memberikan risalah lelang yang harus dibawa ke bank. Pihak bank kemudian akan menukar risalah tersebut dengan dokumen rumah lelang.

5. Pelunasan

Pelunasan kewajiban pembayaran lelang oleh Pembeli dilakukan secara tunai atau cek/giro paling lambat lima hari kerja setelah pelaksanaan lelang.
 
Pembayaran dengan cek/giro hanya diterima dan dianggap sah sebagai pelunasan kewajiban pembayaran lelang oleh Pembeli, jika cek/giro tersebut dikeluarkan oleh bank anggota kliring, dananya mencukupi dan dapat diuangkan.

6. Pembatalan lelang

Jika terjadi pembatalan lelang sebelum pelaksanaan lelang karena permintaan Penjual, penetapan atau putusan lembaga peradilan, atau oleh Pejabat Lelang, maka Pejabat Lelang memberitahukan kepada Peserta Lelang melalui aplikasi Lelang Melalui Internet, surat elektronik (email), telepon, website, short message service, dan/atau papan pengumuman pada Penyelenggara Lelang Melalui Internet.
 
Dalam hal terjadi pembatalan lelang sebelum pelaksanaan lelang karena permintaan Penjual, penetapan atau putusan lembaga peradilan, atau oleh Pejabat Lelang, maka Peserta Lelang tidak berhak menuntut ganti rugi.
 
(KIE)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif