Semangat Bung Hatta bangun rumah layak untuk rakyat. (Foto: dok: Kementerian PUPR)
Semangat Bung Hatta bangun rumah layak untuk rakyat. (Foto: dok: Kementerian PUPR)

Semangat Bung Hatta Bangun Rumah Layak untuk Rakyat

Properti sejuta rumah
Rizkie Fauzian • 16 Agustus 2019 12:15
Jakarta: Hari Perumahan Nasional (Hapernas) yang diperingati setiap 25 Agustus bukan hanya perayaan semata. Hapernas menjadi momen untuk membangun rumah yang lebih layak bagi rakyat.
 
Dalam Kongres Perumahan Rakyat Sehat di Bandung, 25-30 Agustus 1950, Wakil Presiden Mohamad Hatta mengungkapkan bahwa cita-cita terselenggaranya kebutuhan perumahan rakyat bukan mustahil untuk diwujudkan.
 
Bung Hatta yang juga merupakan Bapak Perumahan Indonesia menegaskan bahwa rakyat berhak mendapatkan penghidupan yang layak berupa hak untuk mendapatkan rumah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Semangat juang Bung Hatta dalam penyelenggaraan perumahan di Indonesia terus kita lanjutkan," kata Sekretaris Jenderal Kementerian PUPR Anita Firmati, di sela ziarah ke makam Bung Hatta, TPU Tanah Kusir Jakarta, Kamis, 15 Agustus 2019.
Semangat Bung Hatta Bangun Rumah Layak untuk Rakyat
(Foto: dok: Kementerian PUPR)
Cucu Bung Hatta yaitu Mohammad Athar dan Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Khalawi Abdul Hamid turut mendampingi ziarah tersebut. Kegiatan ini sebagai rangkaian peringatan Hapernas.
 
Anita menambahkan, perjuangan Bung Hatta yang mengupayakan kesejahteraan rakyat melalui pemikiran di bidang perumahan merupakan suri teladan bagi generasi penerus dalam penyelenggaraan penyediaan perumahan. Hal tersebut juga menjadi fokus almarhum Cosmas Batubara yang pernah menjabat menteri PUPR.
 
"Keluarga besar Kementerian PUPR dan pemangku kepentingan bidang perumahan menyampaikan penghargaan dan terima kasih atas sumbangsih pemikiran Bung Hatta yang menjadi penyemangat bagi Kementerian PUPR yang mendapatkan amanah dalam penyelenggaraan perumahan di Indonesia," katanya.
 
Kebutuhan rumah yang tinggi menjadi tantangan pemerintah dan para stakeholder untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Saat ini, angka backlog perumahan masih 7,6 juta dan tambahan kebutuhan rumah per tahun mencapai 500-600 ribu unit.
 
Pemerintah melalui Program Sejuta Rumah berupaya memenuhi kebutuhan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
 
Pada periode 2015-2019, capaian Program Sejuta Rumah terus meningkat dari 904.758 unit tahun 2015 menjadi 1.132.621 juta unit pada 2018.
 

(KIE)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif