Pasokan Berlimpah, 2017 Ruang Perkantoran Banyak Kosong

Rizkie Fauzian 31 Desember 2017 09:22 WIB
Pasokan Berlimpah, 2017 Ruang Perkantoran Banyak Kosong
ilustrasi/chicago
Jakarta:Jumlah ketersediaan ruang perkantoran baru di Jakarta rupanya tak sejalan dengan permintaan. Alhasil pada sepanjang 2017 banyak gedung perkantoran yang kosong.

Di kawasan central business district (CBD) jumlah ruang kantor yang tersedia mencapai 550 ribu meter persegi. Data hasil riset Savills Indonesia menunjukkan bahwa jumlah tersebut sangat jauh melampaui permintaan yang hanya 85 ribu meter persegi.

Sementara pasokan di luar CBD yang mencapai 151 ribu meter persegi, cuma terisi separuhnya. Tingkat kekosongannya sebesar 24,2 persen, agak lebih tinggi bila dibandingkan CBD yang 21,5 persen.

"Kondisi ekonomi juga membuat beberapa perusahaan menahan ekspansi, sehingga tingkat kekosongan di luar CBD meningkat. Beberapa perusahaan yang semula di luar CBD kini kembali ke CBD," jelas Kepala Departemen Riset Savills Indonesia Anton Sitorus.

Dari segi wilayah, tingkat kekosongan perkantoran di luar CBD masih merata. Sejauh ini Simatupang menjadi tempat yang masih difavoritkan oleh perusahaan. Daerah Jakarta Utara sebesar 34, 4 persen. Jakarta Barat mencapai 20,7%.

"Jakarta Timur paling tinggi tingkat kekosongannya. Aktivitas penyewaan di sana memang sangat sepi, dalam hal pasokan dan permintaan nggak ada perubahan dari tahun sebelumnya," sambungnya.

Sementara sisi harga, perkantoran luar CBD mengalami penurunan harga sewa sekitar 1,3 persen per bulan. Sedangkan kawasan CBD turun 6,4 persen.

"Secara keseluruhan memang harganya turun karena tingkat keterisiannya rendah, jadi mereka turunkan harganya," terangnya.
 

(LHE)