Rusun atlet ini bakal dilengkapi ruangan olahraga. Foto: Kementerian PUPR
Rusun atlet ini bakal dilengkapi ruangan olahraga. Foto: Kementerian PUPR

Bangun Rusun Atlet Dayung, Pemerintah Rogoh Rp12,59 Miliar

Properti Rusun Penyediaan Rumah Kementerian PUPR
Rizkie Fauzian • 22 Juni 2021 10:18
Kabupaten Bandung: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membangun rumah susun (rusun) bagi atlet. Rusun yang terletak di Kabupaten Bandung tersebut diperuntukkan bagi atlet dayung.
 
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, para atlet tersebut diharapkan dapat meraih prestasi dan membawa nama harum bangsa Indonesia di ajang kompetisi baik tingkat nasional maupun internasional. 
 
"Salah satu upaya pemerintah mendorong prestasi para atlet untuk meraih prestasi adalah dengan menyediakan hunian layak seperti rumah susun," ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa, 22 Juni 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kepala Balai P2P Jawa II Kiagoos Egie Ismail menambahkan, rusun tersebut diperuntukkan bagi atlet yang tergabung dalam Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI).
 
Rusun berlokasi di Kawasan Situ Cipanunjang, Desa Margaluyu, Kecamatan Pengalengan, Kabupaten Bandung Barat. Rusun dibangun di atas lahan 3.995 meter persegi dan luas bangunannya 1.996 meter persegi. 
 
Rusun atlet PODSI dibangun sebanyak satu tower setinggi tiga lantai dengan unit hunian sebanyak 30 unit tipe 24. Rusun ini dapat menampung sebanyak 120 orang atlet.
 
Rusun atlet tersebut akan dilengkapi fasilitas furnitur, sehingga para atlet fokus berlatih di Pemusatan Latihan Dayung di Situ Cileunca dan Cipanunjang, Pangalengan, Kabupaten Bandung Barat.
 
Rusun tersebut dilengkapi fasilitas pendukung seperti ruang gym, ruang makan bersama, dapur umum, ruang pengelola, rumah tamu, dan toilet umum.
 
"Saat ini progres pembangunan rusun atlet dayung tersebut telah mencapai 98,5 persen. Pembangunan Rusun ditargetkan selesai pada Juli 2021," jelasnya.
 
Rusun tersebut dibangun oleh kontraktor pelaksana PT Insan Pesona dan Konsultan MK PT Ciria Expertindo Consultant. 
 
"Pembangunan Rusun tersebut dilaksanakan secara multi years contract (MYC) yakni mulai 13 Maret 2020 hingga 17 Juli 2021. Nilai kontrak pembangunan rusun tersebut senilai Rp12,59 miliar," ungkapnya.
 
(KIE)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif