Jembatan kaca di Bromo. Foto: Pemkab Probolinggo
Jembatan kaca di Bromo. Foto: Pemkab Probolinggo

Jembatan Kaca Bromo Dibuka, Berdiri di Atas Jurang 83 Meter

Rizkie Fauzian • 06 Juli 2026 19:13
Ringkasnya gini..
  • Jembatan Kaca Bromo Seruni Point mulai dibuka dengan panorama pegunungan dan jalur kaca sepanjang 130 meter.
  • Destinasi wisata baru di Bromo ini menawarkan jembatan kaca di atas jurang sedalam 83 meter dengan tarif mulai Rp55 ribu.
  • Jembatan Kaca Bromo Seruni Point telah lolos uji keselamatan dan dirancang memiliki umur layanan hingga 50 tahun.
Jakarta: Jembatan Kaca Bromo Seruni Point mulai dibuka untuk umum sebagai destinasi wisata baru di kawasan Bromo. Jembatan ini menawarkan panorama pegunungan sekaligus menjadi ikon wisata baru Kabupaten Probolinggo. 
 
Kehadiran Jembatan Kaca Bromo Seruni Point menjadi salah satu upaya untuk menambah pilihan destinasi wisata di kawasan Bromo. Meski sudah memasuki tahap pre-launching dan mulai dibuka untuk masyarakat umum, peluncuran resmi Jembatan Kaca Bromo Seruni Point masih akan dilaksanakan pada akhir Juli 2026.

Destinasi baru Jembatan Kaca Bromo

Jembatan Kaca Bromo Seruni Point menjadi destinasi wisata baru di kawasan Bromo  dengan ukuran Jembatan Kaca sepanjang sekitar 130 meter di atas jurang sedalam 83 meter. Dari atas jembatan kaca, pengunjung dapat menikmati panorama Gunung Bromo, Gunung Batok, dan Gunung Semeru.
 
Untuk tarif masuk, wisatawan domestik dikenakan tarif masuk Rp55 ribu, sedangkan wisatawan mancanegara sebesar Rp110 ribu.  Dari sisi konstruksi, lantai jembatan menggunakan laminated glass berbahan tempered glass dengan lapisan SentryGlass Plus (SGP) setebal 25,52 milimeter. Material tersebut telah melalui berbagai pengujian laboratorium, mulai dari uji beban statis hingga simulasi operasional sebelum dinyatakan memenuhi standar teknis. 

Selain mengandalkan material berstandar keselamatan, jembatan ini juga dirancang memiliki umur layanan hingga 50 tahun. Masa pakai tersebut lebih panjang dibandingkan jembatan gantung pada umumnya yang rata-rata dirancang bertahan sekitar 20 tahun. 
 
Sebelum dibuka untuk umum, Jembatan Kaca Bromo Seruni Point telah melalui pemeriksaan menyeluruh oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Pemerintah Kabupaten Probolinggo, dan Forkopimka Sukapura sampai destinasi ini dinyatakan telah memenuhi standar operasional. (Syarifah Komalasari)
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(KIE)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan