Alihkan dana traveling untuk investasi ke properti. Foto: Shutterstock
Alihkan dana traveling untuk investasi ke properti. Foto: Shutterstock

Alihkan Dana Berlibur ke Investasi Properti

Properti investasi properti bisnis properti Properti milenial
Rizkie Fauzian • 14 Mei 2020 20:17
Jakarta: Di tengah pandemi virus korona (covid-19), sektor properti dianggap menjadi investasi yang menguntungkan. Hal itu didasari pada tren kebutuhan rumah yang terus meningkat.
 
Menurut pengamat properti Lukas Bong, saat ini harga properti sudah tak lagi memberatkan. Untuk itu, saat ini waktu yang tepat bagi masyarakat untuk mulai membeli properti.
 
Khusus bagi kalangan milenial, sebaiknya mengalihkan dana traveling untuk investasi ke properti. Terutama saat ini banyak pengembang yang menawarkan promo menarik.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Ini saatnya bagi milenial yang memiliki tabungan atau yang mampu menyicil," ujar Lukas yang juga Ketua Umum Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (Arebi) di Jakarta, Kamis, 14 Mei 2020.
 
Saat ini, banyak pengembang yang menawarkan rumah tapak dengan harga terjangkau bagi milenial serta beragam promo menarik, salah satunya di kawasan BSD dan Serpong,
 
"Di BSD, Serpong dan sekitarnya banyak pilihan produk properti dengan kualitas baik dan lingkungan yang nyaman," ucapnya.
 
Menurut dia, program penawaran menarik dari pengembang menjadi momen yang baik untuk dimanfaatkan. Biasanya, pengembang saat ini menawarkan harga lebih murah dibandingkan dengan harga pasar.
 
"Sekarang harga sudah bergerak turun 30 persen, itu belum termasuk jika ada penawaran khusus. Ini peluang bagi masyarakat yang ingin memiliki hunian atau ingin investasi," katanya.
 
Sementara itu, pengamat perbankan Paul Sutaryono menilai pada masa pandemi seperti ini memang sektor properti masih tergolong sangat baik. Selain itu, investasi properti terbilang paling aman.
 
"Tentu saja properti masih untuk jangka menengah dan panjang," paparnya.
 
Ia mengatakan sektor properti memang terpapar dampak virus covid-19. Namun, dalam jangka menengah dan jangka panjang sektor ini tetap paling prospektif khususnya hunian tingkat menengah atas yang diperkirakan akan menolong pertumbuhan sektor properti.
 

(KIE)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif