Pasar Aksara Kota Medan dibangun dengan biaya Rp94 miliar.  Foto: Kementerian PUPR
Pasar Aksara Kota Medan dibangun dengan biaya Rp94 miliar. Foto: Kementerian PUPR

Sempat Terbakar, Pasar Aksara Medan Dibangun dengan Konsep Green Building

Properti Revitalisasi Pasar green building Kementerian PUPR
Rizkie Fauzian • 13 Juni 2021 14:36
Jakarta: Pemerintah merekonstruksi Pasar Aksara Kota Medan yang sempat terbakar pada 2016. Pembangunan kembali pasar dilakukan dengan meningkatkan fungsinya sehingga menjadi bangunan yang andal, bersih, tertata, dan lebih estetis (tidak kumuh).
 
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan pembangunan pasar tradisional dilakukan agar pemulihan ekonomi pascapandemi dapat berjalan lebih cepat. 
 
"Diharapkan, infrastruktur pasar yang berkualitas dapat dirasakan langsung manfaatnya, terutama menjamin distribusi bahan pokok dan turut menggerakan sektor riil atau UMKM yang merata hingga pelosok desa di seluruh Indonesia," katanya dalam keterangan tertulis, Minggu, 13 Juni 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Rekonstruksi Pasar Aksara dilaksanakan Kementerian PUPR melalui Ditjen Cipta Karya dengan mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 64 Tahun 2018. Pasar Aksara baru dibangun di wilayah Kabupaten Deli Serdang di Jalan Mesjid, kawasan Medan Estate atau sekitar 5 km dari lokasi pasar lama yang berada di Simpang Jalan Aksara, Kota Medan.
 
Penentuan lokasi ini dilakukan oleh Pemerintah Kota Medan mengingat berbagai pertimbangan di antaranya ketersediaan lahan dan adanya rencana pembangunan flyover di simpang jalan depan pasar lama. 
 
Pasar Aksara kembali dibangun di atas lahan seluas 6.388 meter persegi dengan anggaran APBN 2020-2021 sebesar Rp94 miliar. Bangunan pasar direncanakan terdiri dari 859 kios berupa 204 los basah dan 655 los kering dengan total luas bangunan sekitar 10.735,86 meter persegi. 
 
Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR Diana Kusumastuti mengatakan konsep pembangunan pasar disesuaikan dengan keselarasan lingkungan yang mempertahankan nilai-nilai kearifan lokal. Dengan konsep tersebut diharapkan para pedagang yang sempat relokasi merasa lebih nyaman.
 
"Pembangunan pasar baru di Jalan Masjid ini nantinya diharapkan akan dapat menampung seluruh pedagang lama, ditambah dengan beberapa pedagang yang menempati badan jalan dan pedagang kaki lima dan dapat mengantisipasi kebutuhan bangunan tempat berdagang," jelas Diana. 
 
Konstruksi Pasar Aksara mulai dibangun sejak 2019 oleh kontraktor PT Citra Prasasti Konsorindo dengan progres saat ini mencapai 62,56 persen. Rekonstruksi pasar dilakukan dengan mengedepankan konsep bangunan hijau sesuai Peraturan Menteri PUPR Nomor 21 Tahun 2021 tentang Penilaian Kinerja Bangunan Gedung Hijau.

 
(KIE)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif