Desain ibu kota baru yang beredar. (Foto: dok. Kementerian PUPR)
Desain ibu kota baru yang beredar. (Foto: dok. Kementerian PUPR)

Pemerintah Diminta Matangkan Konsep Ibu Kota Baru

Properti pemindahan ibukota
Antara • 09 September 2019 19:23
Jakarta: Pemerintah masih merancang masterplan ibu kota baru di Kalimantan Timur. Meski konsep forest city telah diumumkan, hingga kini belum ada kepastian teknis pelaksanaan rencana tersebut.
 
"Yang paling penting itu bukan menjalankan konsep kotanya, tapi menentukan indikator perkotaannya," kata Pengamat Tata Kota dari Institut Teknologi Kalimantan Farid Nurrahman di Jakarta, Senin, 9 September 2019.
 
Dia menjelaskan, pemerintah harus bisa menentukan apa saja batasan yang boleh dilakukan atau dilarang, termasuk aspek pembangunan jangka pendek dan panjang. Sebagai contoh, pemerintah harus menentukan dulu apa saja yang menjadi prioritas utama untuk dibangun.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Sedangkan berbagai konsep yang disebutkan pemerintah yaitu smart city atau kota pintar, berkelanjutan dan lain sebagainya hanya sebagai penamaan saja," kata dia.
 
Menurutnya, indikator tersebut ditujukan untuk melihat sejauh mana keberhasilan pemerintah dalam membangun ibu kota negara baru di Kalimantan Timur, serta kekurangan yang harus diperbaiki setelahnya.
 
Farid meminta pemerintah mempersiapkan desain sebelum pembangunan ibu kota baru dilakukan. Jika desain tata kota tidak disiapkan, apabila terjadi masalah akan
sulit untuk menanggulanginya.
 
Wacana pemindahan ibu kota diyakini akan berimbas terhadap aspek pembukaan lahan secara besar-besaran. Namun, di balik hal itu akan ada pemerataan ekonomi, perpindahan penduduk, pertumbuhan kota dan kabupaten sekitar dan lain sebagainya.
 
"Jadi tidak bisa melihat satu kaidah saja,"kata dia.
 
Sementara itu, Direktur Yayasan Madani Berkelanjutan Teguh Surya mengingatkan pemerintah agar membangun ibu kota negara baru di Kalimantan Timur tanpa harus merusak lingkungan sekitar.
 
"Indonesia harus tunjukkan sebagai salah satu negara besar bisa membangun tanpa merusak, itu yang ingin kami lihat dari pemerintah," kata dia.
 
Harapannya dengan berbagai masalah yang ada terkait perizinan tambang maupun arus listrik yang sering padam di Kalimantan harus diselesaikan oleh pemerintah, terutama tanpa merusak lingkungan. "Khususnya di Kalimantan Timur. Ini menjadi pekerjaan utama," kata dia.
 

(KIE)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif