Ribuan rumah tahan gempa dibangun di Petobo. Foto: Antara
Ribuan rumah tahan gempa dibangun di Petobo. Foto: Antara

1.800 Rumah Tahan Gempa di Petobo Segera Dibangun

Properti gempa sejuta rumah Berita Kementerian PUPR
Antara • 04 Februari 2020 18:42
Palu: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membangun hunian tetap untuk korban gempa dan likuefaksi di Petobo, Kota Palu, Sulawesi Tengah. Hunian tersebut dibuat menggunakan konsep rumah instan struktur baja (Risba) dan tahan gempa.
 
"Untuk huntap Petobo akan dibangun sekitar 1.800 unit menggunakan konsep Risba. Diupayakan pekan depan realisasi pembangunan rumah contoh di mulai," kata Kepala Satuan Tugas Risba Sulawesi Tengah Pagal Burhan Kato, di Palu, Selasa, 4 Februari 2020.
 
Rumah tahan gempa hasil pengembangan tim Fakultas Teknik Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta bekerja sama dengan Lembaga Pengembangan Infrastruktur (LPI) Kementerian PUPR sudah diterapkan di Lombok, Nusa Tenggara Barat pada massa rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Di Sulawesi Tengah, Kelurahan Petobo, Kecamatan Palu Selatan wilayah pertama menjadi sasaran pembangunan hunian menggunakan konsep Risba. Lokasi pembangunan itu berada di wilayah Timur Petobo sebagai perbatasan Kota Palu dengan Kabupaten Sigi.
 
Saat ini, proses pembangunan tersebut masih dalam tahap pematangan lahan dan di proyeksikan pembangunan huntap untuk korban gempa dan likuefaski Petobo hingga Desember 2020.
 
"Kita ingin secepatnya terbangun, mengingat instruksi Presiden RI Joko Widodo saat berkunjung di Sulteng tahun lalu bahwa pada April tahun ini sudah harus ada korban bencana yang masuk ke huntap," ujar Pagal.
 
Ia menjelaskan, pembangunan hunian menggunakan konsep Risba relatif lebih cepat, pembangunan hanya memakan waktu sekitar lima hari per satu unit, sudah termasuk pondasi. Sesuai dengan keputusan pemerintah bahwa huntap untuk korban bencana berukuran tipe 36.
 
"Pada tiang-tiang utama rumah menggunakan bahan baku baja struktur berstandar SNI dan ketahanan bangunan di prediksi mencapai 25 hingga 40 tahun ke depan sebagai rumah tahan gempa dan permanen," kata Pagal.
 
Secara teknis, teknologi Risba merupakan sistem struktur kanal besi Cnp (baja Cnp) berbentuk huruf C yang sudah dilapisi anti karat dengan sistem sambungan las RB24 dengan biaya pembangunan per satu unit hunian sekitar Rp50 juta sesuai dengan Keputusan Presiden.
 
Kementerian PUPR akan menyediakan sebanyak 6.800 hunian di Sulawesi Tengah untuk korban gempa, tsunami dan likuefaksi Kota Palu, Kabupaten Sigi dan Donggala menggunakan konsep Risba. titik pembangunan akan disesuaikan dengan kebutuhan berdasarkan data pemerintah daerah.
 

(KIE)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif