Realisasi penyaluran FLPP per 22 April 2022 capai 58.941 unit rumah. Foto: Shutterstock
Realisasi penyaluran FLPP per 22 April 2022 capai 58.941 unit rumah. Foto: Shutterstock

BP Tapera Siapkan Strategi Pemutakhiran Data Peserta dan Layanan Syariah

Properti Tapera Rumah Subsidi FLPP Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) Pembiayaan rumah
Rizkie Fauzian • 27 April 2022 18:16
Jakarta: BP Tapera mencatat realisasi penyaluran Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) per 22 April 2022 telah mencapai 58.941 unit rumah senilai Rp6,54 triliun. Realisasi tersebut 29,47 persen dari target 2022. 
 
Dengan pencapaian tersebut, maka total realisasi penyaluran FLPP dari 2010 hingga per 22 April 2022 adalah mencapai 1.002.520 unit rumah senilai Rp81,72 Triliun.
 
Komisioner BP Tapera Adi Setianto mengatakan, capaian target kuartal I adalah berupa pengembalian tabungan PNS Pensiun dengan total dana pengembalian senilai Rp2,33 Triliun untuk 481.982 peserta, dan 222 minat akad pembiayaan rumah KPR sebagai fasilitas pemanfaatan dana peserta. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sedangkan dalam hal penyaluran dana bantuan pembiayaan perumahan FLPP, realisasi kuartal I (per 31 Maret 2022) mencapai 45.777 unit rumah senilai Rp5,08 Triliun, atau 22,89 persen dari target 2022. 
 
"Capaian tersebut juga berarti telah melebihi dari Indikator Kinerja Utama (IKU) yang ditetapkan oleh Kementerian Keuangan pada Kuartal I 2022 dengan capaian 20,26 persen," jelasnya dikutip dari laman resmi BP Tapera, Rabu, 27 April 2022.
 
Di kuartal II, BP Tapera juga berupa menggenjot pemutakhiran data peserta, penguatan kerjasama dengan stakeholder, menekankan kualitas bangunan, hingga meluncurkan produk Tapera Syariah yang ditargetkan pada pertengahan 2022. 
 
Pemutakhiran data peserta Tapera terus dikebut oleh BP Tapera. Tercatat per 20 April 2022, sebanyak 1.052.318 peserta Tapera telah melakukan pengkinian data. 
 
Saat ini BP Tapera memiliki total peserta Tapera aktif sebanyak 3.874.548, yang berupa Aparatur Sipil Negara (ASN) hingga Lembaga Nonstruktural (LNS).
 
Selain itu, BP Tapera di pertengahan tahun 2022 mendatang juga akan meluncurkan Tapera Syariah sebagai produk barunya untuk mengakomodir peserta Tapera yang menginginkan prinsip syariah. 
 
Penerapan skema syariah ini dilakukan dalam hal pemupukan dana berdasarkan rekomendasi Penasihat Komisioner Bidang Perumahan dan Pembiayaan Perumahan (Dewan Pengawas Syariah / DPS) yang menetapkan peraturan pengelolaan Dana Tapera dengan prinsip syariah untuk setiap proses bisnis pengerahan, pemupukan, dan pemanfaatan dana serta proses monitoring dan evaluasi.
 
(KIE)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif