Beli rumah bebas PPN mulai Maret hingga Agustus. Ilustrasi: Shutterstock
Beli rumah bebas PPN mulai Maret hingga Agustus. Ilustrasi: Shutterstock

3 Berita Populer Properti, Gedung Pencakar Langit Baru di Dunia hingga Beli Rumah Bebas PPN

Properti RUU KUHP Berita Terpopuler Hari Ini Berita Terpopuler Properti Rumah DP 0% Gedung Pencakar Langit Rumah bebas PPN
Rizkie Fauzian • 02 Maret 2021 10:07
Jakarta: Sejumlah berita properti pada Senin, 1 Maret 2021 terpantau menjadi perhatian pembaca Medcom.id.
 
Berita tujuh gedung pencakar langit baru di dunia, beli rumah bebas PPN mulai Maret hingga pertimbangan beli rumah dengan KPR.
 
Berikut rangkuman berita selengkapnya:

1. 7 Gedung Pencakar Langit Baru di Dunia, Salah Satunya Jakarta

Beberapa studio arsitektur paling terkenal di dunia sedang merancang supertall, gedung pencakar langit dengan ketinggian di atas 300 meter.
 
Sejak beberapa tahun terakhir, pembangunan supertall mulai masif di beberapa negara. Selama 2019, ada 26 gedung tinggi yang telah rampung dibangun.
 
Berikut ini, enam gedung pencakar langit supertall yang akan selesai dalam beberapa tahun mendatang, salah satunya di Jakarta.

Baca berita selengkapnya di sini.

2. Catat! Pertimbangkan Hal Ini Sebelum Beli Rumah dengan KPR

Kredit Pemilikan Rumah (KPR) menjadi solusi di tengah tingginya harga rumah. Saat ini, pemerintah juga melonggarkan rasio Loan to Value (LTV) atau Financing to Value (FTV), sehingga masyarakat bisa membeli rumah tanpa uang muka.
 
Namun, memiliki penghasilan cukup belum tentu dianggap mampu mencicil rumah dengan KPR. Ada beberapa persyaratan yang diberikan perbankan untuk mengajukan KPR. 
 
Selain itu, membeli rumah dengan KPR juga dibutuhkan komitmen yang kuat karena harga yang mahal dan waktu yang panjang.
 
Baca berita selengkapnya di sini.

3. Maret hingga Agustus, Beli Rumah Bebas PPN

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengeluarkan Peraturan Menteri Keuangan nomor no 21/PMK.010/2021.
 
Aturan tersebut berisi tentang rumah yang dibebaskan dari pengenaan pajak pertambahan nilai (PPN). Tujuannya untuk menstimulus pembelian rumah baik tapak maupun susun.
 
"Ini agar permintaan meningkat, dan memicu pembangunan rumah baru," katanya dalam press statement, Senin, 1 Maret 2021.
 
Baca berita selengkapnya di sini
 
(KIE)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif