Pemerintah memperbaiki rumah korban gempa di Sulteng. Foto: dok. Kementerian PUPR
Pemerintah memperbaiki rumah korban gempa di Sulteng. Foto: dok. Kementerian PUPR

5.700 Rumah Korban Gempa di Sulteng Diperbaiki

Properti Gempa Bumi bedah rumah Berita Kementerian PUPR
Rizkie Fauzian • 25 November 2019 12:16
Palu: Pemerintah akan menyalurkan bantuan bedah rumah untuk 5.700 unit pascagempa di Sulawesi Tengah (Sulteng). Setiap rumah akan mendapatkan dana Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) berupa peningkatan kualitas rumah swadaya senilai Rp17,5 juta.
 
"Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan membantu masyarakat di Palu untuk bangkit pascabencana alam dengan bedah rumah," ujar Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid di Sulawesi Tengah.
 
Menurut Khalawi, program bedah rumah merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas rumah masyarakat yang tidak layak huni. Dengan demikian, masyarakat dapat menempati rumah layak.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Jika rumah masyarakat layak huni tentunya akan tercipta generasi muda Indonesia ke depan yang sehat, cerdas, dan memiliki daya saing. Program ini kami salurkan ke seluruh wilayah Indonesia dan sangat dibutuhkan oleh masyarakat," ungkapnya.
 
Khalawi menambahkan sesuai dengan pesan Presiden Joko Widodo, pemerintah tidak akan tinggal diam jika masih ada rumah yang tidak layak. Untuk itu, pihaknya berharap pemerintah dapat proaktif dengan melakukan pendataan rumah masyarakat.
 
Adanya program bedah rumah juga mendorong pola gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat. Hal itu dikarenakan dalam proses pembangunannya masyarakat harus melaksanakan pembangunan rumah secara berkelompok.
 
Khalawi berharap setelah mendapatkan dana bedah rumah, masyarakat tidak hanya fokus dalam membangun rumah tapi juga perlu memperhatikan sanitasi yang ada khususnya kamar mandi yang ada di dalam rumah. Hal itu dikarenakan sanitasi sangat penting untuk kesehatan penghuni selain kecukupan pencahayaan, struktur konstruksi dan luas bangunan.
 
"Banyak rumah masyarakat kurang mampu dan rumah janda-janda tua yang kondosi rumahnya hampir ambruk. Secara ekonomi mereka tidak mampu memperbaiki rumahnya dan pemerintah menyalurkan dana Rp17,5 juta sebagai stimulan agar masyarakat sekitarnya serta saudaranya saling membantu dan akhirnya terwujudlah rumah yang layak," katanya.
 
Kepala Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (SNVT) Penyediaan Perumahan Provinsi Sulawesi Tengah H Hujurat menjelaskan pada 2019 ini Kementerian PUPR akan mengalokasikan Program BSPS untuk 5.700 unit rumah di Sulawesi Tengah.
 
"Total BSPS yang disalurkan Kementerian PUPR ke Provinsi Sulawesi Tengah sejak 2016 sampai 2019 adalah 16.757 unit. Kami harap melalui Program BSPS yang dilaksanakan di 11 Kabupaten/Kota ini bisa membantu masyarakat di Sulteng agar bisa memiliki rumah yang lebih layak huni," katanya.
 

(KIE)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif