Pemerintah segera mengumumkan harga rumah subsidi baru. (Foto: Dok: Kementerian PUPR)
Pemerintah segera mengumumkan harga rumah subsidi baru. (Foto: Dok: Kementerian PUPR)

Harga Rumah Subsidi Baru Dirilis April 2019

Properti program sejuta rumah
Anggi Tondi Martaon • 09 Maret 2019 18:26
Jakarta: Pemerintah segera mengumumkan harga rumah subsidi baru. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan harga rumah rilis April 2019.
 
Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Eko Heripoerwanto mengatakan, rilis harga rumah bersubsidi menunggu pembahasan di Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Khususnya pada ketetapan Pajak Pertambahan Nilai (PPN).
 
"Bebas pajaknya sampai berapa? Karena tidak mungkin kita umumkan sepihak, sementara di Kementerian Keuangan belum memutuskan itu," kata Eko, ditemui di Komplek Perkantoran Kementerian PUPR, di Jakarta, Jumat, 8 Maret 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Eko mengungkapkan, penetapan harga juga akan dibahas dengan stakeholder lain, di antaranya pengembang. Pengembang diminta menghitung sendiri biaya pembangunan hingga keuntungan.
 
"Kan ini kompetisi pasar. Jadi kalau pengembang dirasa konsumen terlalu besar mengambil untung, maka pengembang lainnya masuk untuk pilhan konsumen yang mana yang paling murah," ucap dia.
 
Saat ditanya berapa margin harga yang diusulkan pengembang, Eko enggan membocorkannya. "Tanyakan ke pengembang," katanya.
 
Lebih jauh, Eko berharap penetapan standar harga baru itu bisa meningkatkan semangat developer. Sehingga, pembangunan bisa dilakukan lebih cepat dan masyarakat bisa merasakan manfaat dari program subsidi rumah tersebut.
 
Seperti diketahui, harga rumah bersubsidi dievaluasi secara berkala oleh pemerintah. Kebijakan itu tertuang dalam Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 552/KPTS/M/2016 tentang Batasan Penghasilan Kelompok Sasaran KPR Bersubsidi, Batasan Harga Jual Rumah Sejahtera Tapak dan Satuan Rumah Sejahtera Susun, Serta Besaran Subsidi Uang Muka Perumahan.
 
Kebijakan itu diterapkan untuk menyesuaikan perkembangan harga tanah dan konstruksi bangunan. Harga di setiap wilayah tidak sama.
 
Misal, batasan harga jual rumah sejahtera tapak di Jabodetabek pada 2018 sebesar Rp148,5 juta. Sementara, di Pulau Jawa (luar Jabodetabek) dan Sumatera (kecuali Riau dan Bangka Belitung) sebesar Rp130 juta. Begitu juga harga jual rumah sejahtera tapak di Kalimantan tidak sama dengan wilayah lain, yaitu Rp142 juta.
 

(KIE)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif