5 bank penyalur FLPP tertinggi selama 2021. Foto: Kementerian PUPR
5 bank penyalur FLPP tertinggi selama 2021. Foto: Kementerian PUPR

5 Bank Penyalur KPR FLPP Tertinggi

Properti Program Sejuta Rumah rumah tapak Kementerian PUPR Rumah Subsidi FLPP
Rizkie Fauzian • 27 Juli 2021 16:44
Jakarta: Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) telah menyalurkan dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sebesar 64,51 persen dari target yang ditetapkan pemerintah.
 
Hingga Juli 2021, dana FLPP yang telah tersalurkan senilai Rp11,075 triliun untuk 101.606 unit rumah. Sehingga dana FLPP yang tersalurkan dari 2010 hingga 2021 mencapai 866.461 unit senilai Rp66,673 triliun.
 
Sementara itu, bank pelaksana yang mencatat penyaluran FLPP tertinggi yakni BTN sebanyak 53.781 unit, BTN Syariah sebanyak 12.588 unit, BNI sebanyak 10.625 unit.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selanjutnya, ada BRI sebanyak 5.939 unit dan BSI sebanyak 3.377 unit serta sisanya disalurkan oleh 35 bank lain.
 
Sedangkan Bank Mega Syariah per tanggal 19 Juli 2021 telah resmi menjadi bank pelaksana penyalur dana FLPP 2021, sehingga kini tercatat terdapat 41 bank pelaksana.
 
PPDPP mengadakan rapat Pra Evaluasi bank pelaksana triwulan III-2021 pada 19, 21 dan 23 Juli 2021 secara virtual yang dihadiri oleh 40 bank pelaksana penyalur dana FLPP.
 
Direktur Layanan PPDPP Christ Robert Marbun mengatakan, tujuan pelaksanaan rapat ini agar seluruh bank pelaksana melakukan percepatan capaian target FLPP pada Oktober.
 
Christ menambahkan, PPDPP melakukan percepatan pencapaian target triwulan III dengan memajukan cut off capaian target evaluasi triwulan III ini pada tanggal 20 Agustus 2021.
 
Selain itu, bahwa sesuai dengan kesepakatan pada PKS dana FLPP antara PPDPP dan bank pelaksana akan dilakukan penyesuaian kuota pada triwulan ketiga ini.
 
Jika realisasi penerbitan KPR Sejahtera FLPP bank pelaksana tidak mencapai 75 persen dari target PKS, maka PPDPP akan melakukan pengurangan kuota minimal 25 persen terhadap sisa target PKS. 
 
"Sebaliknya akan ada penambahan kuota kepada bank pelaksana yang telah mencapai 80 persen dari target PKS," ujar Robert.
 
(KIE)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif