Pasokan Rumah Murah Banyak di Tangerang
Sebuah proyek perumahan murah di Serang, Banten. file/Antara Foto/Asep Fathulah
Jakarta: Setiap pameran properti, pasti dipadati ribuan pengunjung. Ada yang datang untuk mencari referensi, tidak sedikit langsung bertransaksi. Hampir semuanya adalah para pencari rumah pertama, terutama rumah rumah.

Merujuk pameran Indonesia Property Expo 2018 di Jakarta Convention Center, Jakarta, pekan lalu, untuk wilayah satelit Jakarta proyek rumah murah tersebar di Bogor, Bekasi dan Tangerang.  
Data hasil riset Jones Lang Lasella (JLL) Indonesia menyebutkan pasokan rumah tapak terbesar berada di Tangerang dengan persentase 52 persen. Sementar di Bekasi 31 persen dan Bogor 15 persen. Pada tahun ini rumah tapak yang dibangun di wilayah Tangerang diperkirakan mencapai 70 persen.


Parung Panjang, Cisoka, Maja, Cikande dan Tigaraksa masih menjadi lokasi favorit rumah murah. Harga yang ditawarkan rata-rata Rp 150-an juta dengan uang muka 1-5 persen dengan skema pembiayaan Fasilitas Likuiditas Perumahan (FLPP) atau Subsidi Selisih Bunga (SSB).

Di Bekasi, proyek rumah murah ada di Cikarang dan Cibitung. Sedangkan untuk Bogor adanya di Citayam, Bojong Gede, Cibinong dan Cilebut.



 



(LHE)