Material yang dipasang pada pertemuan antara lantai dan dinding ini tidak hanya berfungsi mempercantik ruangan, tetapi juga melindungi bagian bawah dinding dari benturan, goresan, hingga kelembapan yang dapat menyebabkan kerusakan seiring waktu.
Berikut ini jenis-jenis skirting lantai:
1. Skirting Lantai Keramik
Skirting keramik merupakan yang paling umum digunakan untuk menutup dinding bagian bawah (plint) karena material keramik kerap digunakan pada lantai. Sehingga sisa keramik yang ada bisa dijadikan skirting.
2. Skirting Lantai Vinyl
Jenis Skirting Vinyl terbuat dari bahan PVC atau Polyvinyl Chloride, yang memiliki sifat kuat, awet, dan elastik. Salah satu keunggulan dari penggunaan skirting Vinyl yaitu kualitasnya yang sangat baik, dengan keunggulan anti air dan rayap.
3. Skirting Lantai PVC
Jenis Skirting PVC, terbuat dari bahan PVC. Jenis ini diklaim tahan terhadap air dan rayap, dipasaran skirting berbahan pvc tersedia dengan ukuran 6cm, 8 cm, 10 cm.
4. Skirting Lantai Kayu
Material kayu meruapakan salah satu pilihan bahan skirting atau plint yang banyak menjadi favorit banyak orang, selain terbuat dari bahan alami yang kuat, dan memiliki tampilan yang natural.
Jenis skiring lantai inipun mudah dikombinasikan dengan lantai dan dinding berkonsep klasik, simple ataupun minimalis.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda