Cara membersihkan mesin cuci. Foto: Freepik
Cara membersihkan mesin cuci. Foto: Freepik

Cara Membersihkan Mesin Cuci agar Awet dan Bebas Bau

Rizkie Fauzian • 04 Maret 2026 19:58
Ringkasnya gini..
  • Mesin cuci perlu dibersihkan rutin untuk mencegah jamur, bau apek, dan penumpukan residu deterjen yang dapat merusak pakaian.
  • Bagian penting yang harus dibersihkan meliputi karet pintu, laci deterjen, tabung, filter drainase, hingga selang pembuangan.
  • Perawatan sederhana menggunakan cuka dan baking soda dapat membantu menjaga performa mesin cuci tetap optimal dan tahan lama.
Jakarta: Kebersihan perangkat rumah tangga kerap disepelekan, terlebih pada barang yang dinilai kuat seperti mesin cuci. Meskipun berfungsi sebagai alat pembersih pakaian, mesin cuci tetap memiliki batas toleransi kotor sehingga perlu dibersihkan secara rutin agar awet dalam jangka waktu lama.
 
Mesin cuci yang kotor justru berpotensi merusak kualitas pakaian. Tumpukan kotoran di dalamnya dapat mengurangi efisiensi kerja mesin dan memperpendek umur pakai. Oleh karena itu, menjaga kondisi mesin cuci agar tetap terawat menjadi keharusan bagi setiap pemilik rumah.
 
Sebagai perangkat elektronik, membersihkan mesin cuci harus dilakukan dengan hati-hati dan sesuai langkah yang benar. Proses ini bertujuan mengangkat residu deterjen, jamur, hingga benda asing yang terjebak di dalam sistem drainase.

Tips membersihkan mesin cuci

Cara Membersihkan Mesin Cuci agar Awet dan Bebas Bau
Cara membersihkan mesin cuci. Foto: Freepik

Berikut cara membersihkan mesin cuci yang dapat dilakukan di rumah:

1. Membersihkan karet pintu

Karet pintu merupakan bagian yang sering terpapar air dan lembap sehingga menjadi area yang cepat kotor serta rentan ditumbuhi jamur dan menimbulkan bau tidak sedap.
 
 
Cara membersihkannya cukup menggunakan kain lembap yang telah diberi sedikit cuka, lalu usap seluruh bagian karet hingga bersih.

2. Membersihkan laci deterjen

Laci deterjen sering menyisakan sabun yang mengering dan lama-kelamaan mengeras sehingga menghambat aliran air. Untuk membersihkannya, lepaskan laci dari mesin, lalu rendam dalam campuran air panas dan cuka guna melarutkan kerak sabun.

3. Membersihkan tabung mesin cuci

Tabung mesin cuci kerap mengandung tumpukan sisa sabun. Untuk membersihkannya, gunakan satu cangkir cuka putih dan setengah cangkir baking soda.
 
Masukkan keduanya ke dalam tabung, lalu jalankan mesin pada siklus air panas dalam kondisi kosong. Ulangi proses jika diperlukan hingga tabung benar-benar bersih.

4. Menguras filter drainase

Filter drainase berfungsi menangkap serat kain, rambut, atau benda asing agar tidak masuk ke sistem pembuangan. Sebelum membuka filter, siapkan baskom untuk menampung sisa air.
 
Buka secara perlahan, buang kotoran yang mengendap, bilas dengan air mengalir, lalu pasang kembali dengan rapat untuk mencegah kebocoran.

5. Memeriksa selang pembuangan

Pastikan aliran air lancar dan tidak ada benda asing yang menyumbat. Jika terdapat sumbatan, gunakan kawat atau alat khusus untuk mengeluarkan kotoran yang menghambat.

6. Bilas terakhir

Sebagai tahap akhir, jalankan satu siklus bilas tambahan menggunakan air saja tanpa pakaian, deterjen, cuka, maupun baking soda. Langkah ini bertujuan membilas sisa bahan pembersih yang mungkin masih tertinggal.
 
Setelah selesai, jangan langsung menutup pintu mesin cuci. Biarkan pintu terbuka selama beberapa jam agar bagian dalam mengering secara alami. Cara ini efektif mencegah pertumbuhan jamur dan bau apek.
 
Mesin cuci yang kotor tentu dapat memengaruhi kebersihan pakaian. Oleh sebab itu, perangkat ini perlu dijaga kebersihannya agar dapat bekerja secara optimal dan tahan lama. (Syarifah Komalasari)
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(KIE)




TERKAIT

BERITA LAINNYA