Mesin cuci yang kotor justru berpotensi merusak kualitas pakaian. Tumpukan kotoran di dalamnya dapat mengurangi efisiensi kerja mesin dan memperpendek umur pakai. Oleh karena itu, menjaga kondisi mesin cuci agar tetap terawat menjadi keharusan bagi setiap pemilik rumah.
Sebagai perangkat elektronik, membersihkan mesin cuci harus dilakukan dengan hati-hati dan sesuai langkah yang benar. Proses ini bertujuan mengangkat residu deterjen, jamur, hingga benda asing yang terjebak di dalam sistem drainase.
Tips membersihkan mesin cuci

Cara membersihkan mesin cuci. Foto: Freepik
Berikut cara membersihkan mesin cuci yang dapat dilakukan di rumah:
1. Membersihkan karet pintu
Karet pintu merupakan bagian yang sering terpapar air dan lembap sehingga menjadi area yang cepat kotor serta rentan ditumbuhi jamur dan menimbulkan bau tidak sedap.Cara membersihkannya cukup menggunakan kain lembap yang telah diberi sedikit cuka, lalu usap seluruh bagian karet hingga bersih.
2. Membersihkan laci deterjen
Laci deterjen sering menyisakan sabun yang mengering dan lama-kelamaan mengeras sehingga menghambat aliran air. Untuk membersihkannya, lepaskan laci dari mesin, lalu rendam dalam campuran air panas dan cuka guna melarutkan kerak sabun.3. Membersihkan tabung mesin cuci
Tabung mesin cuci kerap mengandung tumpukan sisa sabun. Untuk membersihkannya, gunakan satu cangkir cuka putih dan setengah cangkir baking soda.Masukkan keduanya ke dalam tabung, lalu jalankan mesin pada siklus air panas dalam kondisi kosong. Ulangi proses jika diperlukan hingga tabung benar-benar bersih.
4. Menguras filter drainase
Filter drainase berfungsi menangkap serat kain, rambut, atau benda asing agar tidak masuk ke sistem pembuangan. Sebelum membuka filter, siapkan baskom untuk menampung sisa air.Buka secara perlahan, buang kotoran yang mengendap, bilas dengan air mengalir, lalu pasang kembali dengan rapat untuk mencegah kebocoran.
5. Memeriksa selang pembuangan
Pastikan aliran air lancar dan tidak ada benda asing yang menyumbat. Jika terdapat sumbatan, gunakan kawat atau alat khusus untuk mengeluarkan kotoran yang menghambat.6. Bilas terakhir
Sebagai tahap akhir, jalankan satu siklus bilas tambahan menggunakan air saja tanpa pakaian, deterjen, cuka, maupun baking soda. Langkah ini bertujuan membilas sisa bahan pembersih yang mungkin masih tertinggal.Setelah selesai, jangan langsung menutup pintu mesin cuci. Biarkan pintu terbuka selama beberapa jam agar bagian dalam mengering secara alami. Cara ini efektif mencegah pertumbuhan jamur dan bau apek.
Mesin cuci yang kotor tentu dapat memengaruhi kebersihan pakaian. Oleh sebab itu, perangkat ini perlu dijaga kebersihannya agar dapat bekerja secara optimal dan tahan lama. (Syarifah Komalasari)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News