Pemerintah Dorong Swasta Bangun Rumah Murah
Penjualan rumah rumah dengan skema KPR bersubsidi dalam sebuah pameran di Semarang. Antara Foto/Rekotomo
Jakarta:Per awal September, jumlah hunian yang telah dibangun dalam program 1 Juta Rumah tercatat sebanyak 684 ribu unit. Pemerintah mendorong pengembang swasta berpartisasi sebab segmen pasar rumah murah relatif kalis krisis.

"REI rencana bangun hingga 150 ribu rumah, yang terbangun baru 50 ribu. Apersi bisa bangun 150 ribu, sudah terbangun 50 ribu," ungkap Direktur Rumah Umum dan Komersial Ditjen Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR, Moch. Yusuf Hariagung di kantor BTN, Kamis (13/9/2018).


Berbagai upaya dilakukan Kementerian PUPR untuk mendorong tercapainya target Sejuta Rumah. Salah satunya dengan mendorong pengembang membangun rumah melalui asosiasi-asosiasi perumahan.

baca juga: Rumah murah, sang penyelamat pengembang

Dengan bantuan pembangunan rumah dari asosiasi tersebut, Yusuf meyakini bahwa target Sejuta Program bisa tercapai di tahun ini.

"Dari program kita yang pakai APBN juga belum dihitung karena masih dalam proses pembangunan. Belum lagi dari swadaya ada 200 ribu, rusun, rusus kalau di akumulasi ada 200-250 ribuan," paparnya.

Sejak dicanangkan pada pertengahan 2015, program Sejuta Rumah belum pernah mencapai target pengadaan satu juta unit rumah per tahhun. Pada tahun pertama berhasil dibangun 699 ribu unit rumah, kemudian meningkat menjadi 805 ribu unit pada 2016 dan 904 unit rumah tahun lalu.

 



(LHE)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id