Salah satu rusunawa di Jawa Timur yang masih dalam pembangunan. Foto: Kementerian PUPR
Salah satu rusunawa di Jawa Timur yang masih dalam pembangunan. Foto: Kementerian PUPR

Pembangunan 3 Rusunawa di Jawa Timur Rampung Akhir Tahun

Properti rusunawa sejuta rumah rusun penghuni rusunawa
Rizkie Fauzian • 07 November 2020 14:08
Surabaya: Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Jawa IV  membangun Rumah Susun Sewa (Rusunawa) untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di Jawa Timur.
 
“Ada 3 rusun yang dibangun tahun ini yakni Rusunawa MBR Menanggal, Rusunawa MBR Tambak Wedi, serta Rusunawa di Madiun," ujar Direktur Jenderal Perumahan Khalawi Abdul Hamid dalam keterangan tertulis, Sabtu, 7 November 2020.
 
Khalawi menerangkan, Rusunawa MBR Menanggal dan Tambak wedi yang saat ini dibangun memiliki ketinggian empat lantai dan tipe hunian kamar 36 dengan total unit kamar 60 berkapasitas 240 orang. Sedangkan Rusun MBR di Madiun memiliki ketinggian 3 lantai dengan total 44 unit dan berkapasitas 176 orang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Rusunawa MBR tersebut direncanakan selesai akhir Desember 2020. Progress saat ini mencapai angka 45 persen di akhir november, diharapkan rusunawa ini selesai tepat waktu pada akhir tahun ini," jelasnya.
 
Berdasarkan data yang ada,  pada 2020 terdapat pembangunan tiga Tower Block (TB) Rusunawa MBR di Jawa Timur. Di antaranya dua Tower Rusunawa MBR di Surabaya, dan satu Tower Rusunawa MBR di Madiun dengan total anggaran Rp59 miliar.
 
Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Jawa IV, Suparman mengatakan bahwa tahun  2020 Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Satuan Kerjan Non Vertikal Jawa Timur telah melaksanakan pembangunan Rumah Susun sebanyak 10 twin block dan 2 twin block melalu Satker Strategis.
 
Rusun tersebut diperuntukan bagi Pondok Pesantren, MBR, Mahasiswa, ASN Polri, ASN Angkatan Laut, ASN Kajati, dan BWA Brantas dalam mendukung hunian yang layak untuk masyarakat dalam program Sejuta Rumah.
 
PT Tigamas Mitra Selaras selaku kontraktor pelaksana menyatakan akan melaksanakan permintaan baik dari pihak pemerintah dan pihak penerima. "Kami akan berusaha sebaik mungkin dan terus menjaga mutu dan kualitas pekerjaan," ujarnya.
 
Khalawi juga meminta pihak kontraktor pelaksana untuk menjaga kualitas dan mutu pekerjaan pembangunan Rusunawa MBR. Selain itu, dirinya juga meminta para pekerja selalu menjaga kesehatan sesuai protokol kesehatan.
 
"Kalau ada yang merasa sakit segera istirahat dan berobat, saat bekerja jaga kondisi, pakai masker dan mencuci tangan," ungkap Khalawi.
 
(KIE)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif