750 Ribu Rumah dalam Setahun
Komplek perumahan murah di Kendal, Jawa Tengah. BTN juga menyediakan skema pembiayaan untuk para pekerja dan pengusaha sektor informal yang penghasilanya tidak tetap tapi punya kemampuan membayar cicilan. Antara Foto/Aditya
Jakarta: Tahun ini PT Bank Tabungan Negara (BTN) menargetkan dapat membiayai 750 ribu unit rumah. Fokusnya adalah rumah-rumah murah di berbagai daerah yang menjadi bagian Program Satu Juta Rumah.

"Kami mempunyai rencana agar pencapain program sejuta rumah kami mencapai 750 ribu unit," kata Direktur Utama BTN Maryono dalam paparan kinerja di Menara BTN, Jakarta, Selasa 12 Februari 2018.


Rinciannya untuk KPR subsidi sebanyak 536.866 unit dan non subsidi 213.132 unit. Tahun lalu target yang ditetapkan sebesar 666.000 unit berhasil dilampaui. Realisasi KPR yang disalurkan tercatat sebanyak 667.312 unit rumah.

Pembiayaan tersebut terdiri dari penyaluran kredit subsidi untuk 481.329 unit rumah dan 185.983 unit rumah non-subsidi. Nilainya masing-masing setara Rp 34,16 triliun dan Rp 37,37 triliun.

Untuk mengejar target tersebut, perseroan memperkuat sumber-sumber pembiayaan seperti menggandeng bank swasta yang tidak menyasar segmen pasar rumah murah. Tidak ketinggalan mendorong keterjangkauan, mendorong ketersediaan rumah dan bersinergi dengan pemda setempat.  

"Meningkatkan ketersediaan rumah dengan memberikan pembiayaan pembebasan lahan, pembiayaan pembangunan rumah. Kami terus bersinergi dengan pemangku kepentingan untuk mempercepat penyediaan perumahan bagi kelompok masyarakat berpenghasilan rendah," papar Maryono.

   



(LHE)