Penjualan rumah bersubsidi selama pandemi turun. Foto: Shutterstock
Penjualan rumah bersubsidi selama pandemi turun. Foto: Shutterstock

Penjualan Rumah Murah Turun selama Pandemi

Properti perumahan rumah tapak Penyediaan Rumah
Antara • 27 Mei 2020 18:15
Belitung: Penjualan rumah bersubsidi di Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengalami penurunan 40 persen akibat pandemi virus korona (covid-19) dibandingkan kondisi normal sebelumnya.
 
"Kalau biasanya dalam satu bulan kami bisa menjual empat sampai lima rumah, sekarang hanya satu atau dua rumah yang terjual," kata salah seorang pengembang perumahan subsidi, Dedi di Tanjung Pandan, Rabu, 27 Mei 2020.
 
Menurut dia, selain menurunnya jumlah penjualan di tengah pandemi banyak juga penyelesaian akad kredit yang tertunda dikarenakan kebijakan sektor perbankan yang saat ini lebih ketat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dikatakan dia, pihak bank akan menimbang kembali pemberian KPR terhadap pemohon yang sektor pekerjaannya untuk sementara waktu ini terdampak pandemi covid-19.
 
"Otomatis kami hanya bisa berjualan tetapi kreditnya untuk saat ini tidak terealisasi kalau saat ini jumlah konsumen kami yang akadnya tertahan ada lima orang," jelasnya.
 
Untuk itu, saat ini pihaknya lebih selektif memilih konsumen dalam penawaran dan penjualan guna mendapatkan konsumen yang potensial. Hal ini dilakukan agar pihak perbankan dapat memberikan kelonggaran dalam persetujuan realisasi akad kredit dengan mempertimbangkan pekerjaan dan profesi.
 
"Misalnya konsumen yang pekerjaannya PNS atau karyawan BUMN itu kami dahulukan dalam membangun rumah. Pihak bank juga akan memberikan kelonggaran tidak masalah dan aman yang jelas tidak punya tanggungan lain di bank atau finance lain seperti kredit mobil dan jenis kredit lainnya," ujarnya.
 

(KIE)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif