Dalam proses pengajuan KPR, bank akan melakukan analisis terhadap kemampuan finansial dan riwayat kredit calon nasabah. Tujuannya untuk memastikan cicilan dapat dibayar sesuai jangka waktu yang telah disepakati sekaligus meminimalkan risiko kredit bermasalah.
Karena itu, penting bagi calon pembeli rumah memahami berbagai faktor yang dapat menyebabkan pengajuan KPR terkendala atau bahkan ditolak. Berikut beberapa penyebab yang perlu dihindari.
Penyebab pengajuan KPR bisa bermasalah

Penyebab pengajuan KPR bisa bermasalah. Foto: Freepik
1. Riwayat kredit kurang baik
Salah satu penyebab utama pengajuan KPR bermasalah adalah riwayat kredit yang kurang baik. Bank akan mengecek rekam jejak pembayaran pinjaman melalui Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK). Tunggakan atau keterlambatan pembayaran cicilan dapat memengaruhi hasil penilaian bank.2. Penghasilan tidak mencukupi
Bank akan menilai kemampuan calon debitur dalam membayar cicilan setiap bulan. Apabila penghasilan dinilai tidak memadai dibandingkan besaran cicilan maupun kewajiban utang lainnya, peluang pengajuan KPR disetujui menjadi lebih kecil.3. Rasio utang terlalu tinggi
Selain besaran penghasilan, bank juga memperhitungkan total cicilan yang sedang berjalan, seperti kredit kendaraan, pinjaman tanpa agunan, maupun kartu kredit. Rasio utang yang terlalu tinggi dapat membuat kemampuan membayar cicilan rumah dinilai kurang memadai.4. Dokumen pengajuan tidak lengkap
Dokumen seperti identitas diri, slip gaji, rekening koran, NPWP, hingga dokumen pendukung lainnya harus disiapkan sesuai ketentuan. Dokumen yang tidak lengkap atau tidak sesuai dapat memperlambat proses verifikasi bahkan menyebabkan pengajuan ditunda.5. Status pekerjaan belum memenuhi syarat
Sebagian bank mensyaratkan masa kerja minimum bagi karyawan atau stabilitas usaha bagi wiraswasta. Apabila status pekerjaan masih baru atau penghasilan belum stabil, bank biasanya akan melakukan penilaian lebih mendalam sebelum memberikan persetujuan.6. Nilai agunan tidak sesuai
Pada KPR non-subsidi, bank juga akan melakukan penilaian terhadap nilai rumah yang dijadikan agunan. Jika hasil appraisal menunjukkan nilai properti lebih rendah dari harga transaksi, proses pembiayaan dapat mengalami penyesuaian.7. Data pengajuan tidak sesuai
Perbedaan informasi pada dokumen, seperti identitas, alamat, penghasilan, atau data pekerjaan, dapat menimbulkan keraguan dalam proses verifikasi. Karena itu, seluruh data yang disampaikan sebaiknya sesuai dengan kondisi sebenarnya.Sebelum mengajukan KPR, calon pembeli rumah sebaiknya memastikan kondisi keuangan tetap sehat, melunasi tunggakan jika ada, serta melengkapi seluruh dokumen yang dibutuhkan. Persiapan yang matang dapat meningkatkan peluang pengajuan KPR disetujui oleh bank.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda