Di berbagai daerah, musala menjadi ruang berkumpul masyarakat untuk menjalankan beragam kegiatan, mulai dari pengajian, pendidikan Al-Qur’an, hingga aktivitas sosial lintas usia.
Salah satu contohnya terlihat dari pembangunan Musala Al Mahbub dan Majelis Quran di kawasan Ciledug, Kota Tangerang. Kehadiran fasilitas ini diharapkan mampu menjadi pusat kegiatan keagamaan dan sosial bagi masyarakat sekitar.
Tidak sekadar tempat ibadah
Sejak dahulu, masjid dan musala memiliki fungsi yang lebih luas dari sekadar tempat salat. Keberadaannya menjadi ruang interaksi sosial, tempat belajar agama, hingga wadah mempererat hubungan antarwarga.Ketua Yayasan Roudhotul Qurro Al-Achyadiyah, Ubaidillah, menyebut bahwa musala memiliki peran penting dalam membina masyarakat.
Menurutnya, selain sebagai tempat ibadah, musala juga dapat menjadi pusat pembelajaran Al-Qur’an dan penguatan nilai-nilai keagamaan di lingkungan sekitar.
Pembangunan Musala Al Mahbub yang dimulai sejak pertengahan 2025 ini turut mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk Kredit Pintar.
Sebagai platform pinjaman daring yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan, Kredit Pintar menyalurkan bantuan pembangunan Musala Al Mahbub dan Majelis Quran senilai Rp100 juta.
Presiden Direktur Kredit Pintar, Ronny Kasim, menyampaikan bahwa fasilitas ibadah seperti musala memiliki peran strategis dalam kehidupan masyarakat.
Menurutnya, musala tidak hanya menjadi tempat beribadah, tetapi juga ruang untuk kegiatan pendidikan dan sosial yang berdampak luas.
Dorong kegiatan sosial dan pendidikan
Dengan luas sekitar 104 meter persegi dan kapasitas hingga 200 jemaah, Musala Al Mahbub dirancang untuk mengakomodasi berbagai aktivitas warga.Selain ibadah harian, kegiatan seperti pengajian, kelas mengaji anak, hingga aktivitas sosial diharapkan dapat berlangsung secara rutin dan berkelanjutan.
Keberadaan musala juga dinilai mampu memperkuat ikatan sosial sekaligus meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat di sekitarnya.
Bulan Ramadan menjadi momen di mana aktivitas di masjid dan musala meningkat pesat. Berbagai kegiatan seperti buka bersama, kajian, hingga santunan semakin memperkuat fungsi sosial tempat ibadah.
Dengan dukungan berbagai pihak dan partisipasi masyarakat, musala diharapkan terus menjadi pusat kebersamaan yang hidup dan memberi manfaat luas.
Peran platform digital dalam mendukung masyarakat
Di sisi lain, Kredit Pintar sebagai platform digital juga terus berkembang dalam memberikan akses pembiayaan yang lebih inklusif.Hingga saat ini, aplikasi Kredit Pintar telah diunduh lebih dari 36 juta kali dengan rating 4,3 di Google Play Store dan 4,4 di App Store, serta lebih dari dua juta ulasan pengguna.
Sepanjang 2025, penyaluran pinjaman tercatat lebih dari Rp9,5 triliun. Sementara sejak berdiri pada 2017, total akumulasi pinjaman telah mencapai lebih dari Rp62,3 triliun.
Capaian ini mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat sekaligus peran platform digital dalam mendukung kebutuhan finansial secara lebih mudah dan terkelola.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News