Kawasan komersial khusus bagi industri teknologi Digital Hub BSD City. Foto: Sinar Mas Land
Kawasan komersial khusus bagi industri teknologi Digital Hub BSD City. Foto: Sinar Mas Land

Rampung 2024, Knowledge Hub Dibangun dengan Dana Rp750 Miliar

Properti teknologi Perkantoran sinar mas land Arsitektur Unik
Rizkie Fauzian • 08 Desember 2021 19:09
Jakarta: Pengembang Sinar Mas Land memulai pembangunan gedung baru di kawasan komersial khusus bagi industri teknologi Digital Hub BSD City. Gedung baru tersebut bertajuk Knowledge Hub.
 
Proyek gedung kantor yang diperuntukkan bagi perusahaan teknologi itu dibangun dalam dua tahap. Pembangunannya dimulai dengan peletakkan batu pertama atau groundbreaking.
 
Gedung Knowledge Hub tahap pertama berdiri di atas lahan seluas 1,1 hektare dengan total investasi sebesar Rp750 miliar. Rencananya pembangunan gedung tersebut akan selesai pada 2024 mendatang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Chief Digital Tech Ecosystem & Development Sinar Mas Land Irawan Harahap menyampaikan Digital Hub merupakan sebuah proyek ambisius yang dikembangkan dengan optimisme terhadap pertumbuhan industri teknologi di Indonesia. 
 
"Pembangunan gedung Knowledge Hub tahap pertama ini merupakan upaya kami untuk memfasilitasi kebutuhan industri teknologi yang semakin meningkat," katanya dalam keterangan tertulis, Rabu, 8 Desember 2021.
 
Selain itu, proyek gedung perkantoran khusus perusahaan teknologi tersebut tentunya akan menambah recurring income bagi PT BSD Tbk yang merupakan induk dari Sinar Mas Land.
 
Gedung Knowledge Hub tahap pertama itu dirancang oleh NBBJ sebuah perusahaan arsitektur asal Amerika Serikat yang telah merancang sejumlah kantor untuk perusahaan teknologi terkemuka di dunia seperti Microsoft, Amazon, Samsung, Alibaba, dan IBM. 
 
Interior gedung ini juga dirancang oleh Metaphor, sebuah perusahaan desain terkemuka di Indonesia yang telah melayani klien secara global.
 
Selain mengembangkan Knowledge Hub, Sinar Mas Land juga menggandeng Mitbana sebuah perusahaan patungan dari Mitsubishi Corporation (Jepang) dan Surbana Jurong (Singapura), untuk mengembangkan Transit-Oriented Development (TOD) di Intermoda BSD City. 
 
"Dengan mengintegrasikan beberapa moda transportasi termasuk kereta komuter, BSD Link (layanan bus antar-jemput gratis BSD City), bus antar-jemput bandara, dan fasilitas park-and-ride," jelasnya.
 
Gareth Wong, CEO Mitbana mengatakan, Mitbana sangat senang dapat bermitra dengan Sinar Mas Land untuk mengembangkan kawasan perkotaan baru yang akan melayani pertumbuhan populasi BSD City dan menyediakan konektivitas yang lebih luas dengan membuat transportasi umum menjadi lebih mudah diakses. 
 
"Kami menantikan babak baru pertumbuhan dan semangat tinggi yang akan dibawa oleh Knowledge Hub di BSD City, serta bersinergi saat kami memanfaatkan teknologi untuk memperkenalkan fasilitas dan layanan yang cerdas dan berkelanjutan di Intermoda TOD," ujarnya.
 
Dengan luas lahan sekitar 6 hektare, TOD Intermoda adalah bagian dari kerja sama Mitbana dan Sinar Mas Land untuk mengubah lebih dari 100 hektar lahan di BSD City menjadi TOD.
 
Kawasan tersebut terdiri dari apartemen, residensial, komersial, fasilitas lifestyle, dan sarana transportasi umum. Pembangunan TOD Intermoda akan dimulai pada 2022 mendatang. 
 
(KIE)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif