Inspirasi dari Mimpi yang Tak Terealisasi
Sesuai namanya, Jeddah Tower dibangun di Jeddah yang merupakan kota paling kosmopolitan di Kerajaan Saudi Arabia. curbed/CBTUH
Jakarta:Ambisi membangun gedung pencakar langit bermula dari proposal Illinois Tower dari Frank Lloyd Wright, pada 1950. Arsitek asal Amerika Serikat itu berencana membangun sebuah gedung setinggi 1600 meter dengan struktur lancip.

Karena keterbasan teknologi dan biaya, proyek Illinois Tower tak pernah direalisasikan. Namun mimpi 'mencakar langit' menjadi tantangan yang menyenangkan bagi para insinyur. Tak berapa lama gedung-gedung pencakar langit pun bermunculan di berbagai benua dan belum ada yang mampu melampaui ketinggian 'Illinois Tower'.


Berikut ini data dari Council on Tall Buildings and Urban Habitat tentang gedung-gedung bertingkat yang sedang dibangun di seluruh dunia, seperti dilansir Curbed, Rabu (14/3/2018). Separuhnya berada di daratan Tiongkok.

Jeddah Tower, Saudi Arabia

Gedung yang ditargetkan selesai pada 2020 ini kemungkinan menjadi yang pertama menembus ketinggian satu kilometer. Penyandang dananya adalah miliarder Pangeran Alwaleed bin Talal dan tim insinyur yang merancangnya dipimpin Adrian Smith, arsitek Hancock Center dan Burj Khalifa.



Merdeka PNB 118, Malaysia

Gedung ini dibangun oleh Permodalan Nasional Bhd (PNB) sejak 2016 lalu. Bila selesai sebelum 2020, gedung setinggi 644 meter dengan 118 lantai akan menjadi gedung tertinggi ketiga dunia setelah Burj Khalifa dan Shanghai Tower.

Wuhan Greenland Center, Tiongkok

Proyek yang didesain firma Adrian Smith + Gordon Gill Architecture ini memiliki ketinggian 636 meter dengan total 125 lantai. Gedung di Wuhan tersebut dijadwalkan selesai pembangunannya pada 2018.


Grand Rama 9 Tower, Thailand

Menjadi simbol perkembangan di ibukota Thailand, gedung ini akan menghubungkan daerah-daerah terpencil ke kawasan bisnis utama.  Gedung setinggi 615 meter dengan 125 lantai tu digadang-gadang masuk dalam daftar sepuluh besar gedung tertinggi di dunia bila selesai 2021 nanti.

Global Financial Center Tower 1, Tiongkok

Dijuluki Mutiara Utara, pencakar langit ini memiliki ketinggian 568 meter dan diperkirakan rampung 2020.  Terletak di Golden Corridor yang merupakan pusat bisnis kota, menara ini memiliki kanopi yang dirancang menyerupai tenda-tenda Dinasti Qing.


Tianjin CTF Finance Centre, Tiongkok

Dirancang oleh Skidmore, Owings & Merrill untuk memenuhi standar bangunan hijau. Menara ini memiliki fasad yang mengkristal dan menonjolkan lekukan pada bingkai bangunan. Bangunan yang memiliki tinggi 530 meter diperkirakan rampung 2020.

China Zun Tower, Tiongkok

Gedung ini memiliki ciri khas berupa kelengkungan yang mencolok dan ditambah dengan sistem selubung bertekstur. Jika rampung pada 2018 nanti, bangunan ini akan menjulang setinggi 528 meter dan terdiri atas 108 lantai.



Skyfame Center Landmark Tower, Tiongkok

Gedung yang juga dikenal sebagai Menara Tianyu ini menjulang setinggi 520 meter dan terdiri 108 lantai. Bangunan dinamai sesuai nama pengembangnya ini diperkirakan rampung pada 2021.

Evergrande International, Tiongkok

Menara unik ini meniru kontur bambu, dengan tujuh bagian vertikal yang diatur sedemikian rupa. Bangunan ini memiliki ketinggian 518 meter dan diperkirakan bakal rampung pada 2021.

Central Park Tower, Amerika Serikat

Gedung yang berada di New York ini menjadi satu-satunya yang masuk dalam 10 besar deretan pencakar langit tertinggi di dunia. Gedung ini memiliki ketinggian 541 meter dan 95 lantai.


Jika rampung pada 2020, gedung yang dirancang oleh Adrian Smith dan Gordon Gill Architecture akan menjadi yang tertinggi di New York.


 



(LHE)