NEWS
Survei: Fitur Hunian Ramah Lingkungan Mulai Diincar Konsumen
Rizkie Fauzian
Selasa 05 Oktober 2021 / 19:22
Jakarta: Pandemi covid-19 menciptakan adaptasi baru, termasuk dalam memilih hunian. Saat ini, konsumen menyadari pentingnya fitur ramah lingkungan pada hunian.
Country Manager Rumah.com Marine Novita mengatakan bahwa konsumen Indonesia mulai menyadari akan pentingnya bermacam-macam fitur ramah lingkungan pada rumah atau apartemen incaran mereka.
"Rumah ramah lingkungan bukan lagi hanya sekadar wacana, namun dianggap bisa berdampak langsung terhadap penghematan dan kenyamanan," jelasnya dalam webinar, Selasa, 5 Oktober 2021.
Sebanyak sembilan dari sepuluh responden Rumah.com Consumer Sentiment Survey H2-2021 merasa fitur-fitur ramah lingkungan pada rumah atau apartemen sangat penting.
"Kesadaran akan sustainable living ini muncul setelah konsumen merasakan manfaat dari berbagai fitur ramah lingkungan yang ditawarkan pada hunian-hunian yang mengusung konsep tersebut," ungkap Marine.
Sebanyak 48 persen dari responden survei, berharap fitur ramah lingkungan dapat mengurangi penggunaan listrik dan 40 persen berharap rumah yang ramah lingkungan itu mudah dijangkau angkutan umum.
(KIE)
Country Manager Rumah.com Marine Novita mengatakan bahwa konsumen Indonesia mulai menyadari akan pentingnya bermacam-macam fitur ramah lingkungan pada rumah atau apartemen incaran mereka.
"Rumah ramah lingkungan bukan lagi hanya sekadar wacana, namun dianggap bisa berdampak langsung terhadap penghematan dan kenyamanan," jelasnya dalam webinar, Selasa, 5 Oktober 2021.
Sebanyak sembilan dari sepuluh responden Rumah.com Consumer Sentiment Survey H2-2021 merasa fitur-fitur ramah lingkungan pada rumah atau apartemen sangat penting.
"Kesadaran akan sustainable living ini muncul setelah konsumen merasakan manfaat dari berbagai fitur ramah lingkungan yang ditawarkan pada hunian-hunian yang mengusung konsep tersebut," ungkap Marine.
Sebanyak 48 persen dari responden survei, berharap fitur ramah lingkungan dapat mengurangi penggunaan listrik dan 40 persen berharap rumah yang ramah lingkungan itu mudah dijangkau angkutan umum.
(KIE)