BTN bakal menyelurkan KPR subsidi ke 13 ribu unit rumah. dok. Kementerian PUPR
BTN bakal menyelurkan KPR subsidi ke 13 ribu unit rumah. dok. Kementerian PUPR

Kuota FLPP Ditambah, BTN Salurkan KPR Subsidi untuk 13 Ribu Rumah

Properti perumahan btn sejuta rumah kpr
Rizkie Fauzian • 11 Desember 2019 20:07
Jakarta: Bank Tabungan Negara (BTN) mendapatkan kuota tambahan kuota Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sebesar Rp2 triliun. Dengan dana tersebut, BTN dapat menyalurkan KPR subsidi untuk 13 ribu unit rumah.
 
Adapun dana tersebut berasal dari dana talangan sementara BTN dan PT Sarana Multigriya Finansial (SMF). Untuk segera merealisasikan penyaluran FLPP, BTN menggelar akad massal KPR FLPP untuk sekitar 250 debitur di wilayah Bekasi Timur, Jawa Barat.
 
"Kementerian Keuangan dan PUPR menyepakati tambahan kuota, sehingga BTN dapat menyalurkan KPR subsidi bagi masyarakat," kata Direktur Consumer dan Commercial Lending BTN Hirwandi Gafar di Jakarta, Rabu, 11 Desember 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Hirwandi menjelaskan, tahun depan akan ada sejumlah tantangan yang dihadapi dalam menyalurkan pembiayaan perumahan. BTN berupaya melakukan inovasi dalam perluasan akses KPR, khususnya segmen KPR subsidi ke komunitas atau asosiasi pekerja informal yang potensial menjadi debitur.
 
Sejak 2015, BTN menjadi mitra Kementerian PUPR menyalurkan KPR Subsidi untuk menyukseskan Program Sejuta Rumah termasuk dengan menyalurkan pembiayaan perumahan dengan skema subsisi, baik dengan Selisih Bunga (SSB) maupun FLLP.
 
Hingga November 2019, BTN ini telah menyalurkan KPR dengan skema SSB untuk 98.360 unit, FLPP 33.090 unit. Hingga September 2019, BTN telah berhasil merealisasikan KPR dan Kredit Penyediaan Pembangunan Perumahan sebanyak 3,10 juta unit hunian.
 
"Sejak 2017, kami sudah menyalurkan KPR subsidi dengan ojek online, pengemudi taksi dan juga paguyuban profesi seperti pencukur rambut dan pedagang mi bakso, dan kami akan terus menjajaki asosiasi pekerja informal lain yang potensial," kata Hirwandi.
 
BTN mencatat realisasi KPR subsidi ke ojek online dan pengemudi taksi sudah mencapai sekitar 700 nasabah. Selain KPR subsidi, untuk sektor informal BTN juga menawarkan KPR BTN Mikro sebanyak 70 unit dengan jumlah outstanding lebih dari Rp2,5 miliar.
 
"Sampai saat ini BTN telah menyalurkan KPR hampir ke seluruh sektor informal dan untuk 2020 BTN akan menyalurkan ke sektor informal khususnya mitra binaan BUMN dan Kementerian seperti Bulog, dan Kementerian Koperasi dan UKM," ungkapnya.
 

(KIE)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif