Perkembangan infrastruktur dan transportasi memengaruhi bisnis properti. (Foto: Shutterstock)
Perkembangan infrastruktur dan transportasi memengaruhi bisnis properti. (Foto: Shutterstock)

Faktor Pemicu Melambungnya Nilai Properti

Properti investasi properti
Rizkie Fauzian • 05 April 2019 19:10
Jakarta: Pesatnya perkembangan infrastruktur dan fasiltas transportasi publik modern seperti Moda Raya Terpadu (MRT) turut memengaruhi bisnis properti. Perubahan tersebut juga tidak lepas dari berkembangnya konsep Transit Oriented Development (TOD) secara terpadu, khususnya di wilayah Jakarta.
 
"Pengembangan konsep ini menciptakan konektivitas secara terpadu melalui beragam moda transportasi modern. Pembangunan infrastruktur transportasi menjadi stimulus pertumbuhan dan kemajuan sebuah kawasan," kata Direktur Eksekutif Indonesia Property Watch (IPW) Ali Tranghanda dalam keterangan tertulis, Jumat, 5 April 2019.
 
Menurutnya, konsep TOD memiliki banyak keunggulan, termasuk mampu memperbaiki mobilitas masyarakat urban dan sub-urban.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Peningkatan nilai properti turut ditentukan oleh ketersediaan fasilitas transportasi publik dan konsep pengembangannya. Semakin dekat dan mudah menjangkau fasilitas tersebut, maka nilai investasi properti yang berada di kawasan tersebut akan menjadi lebih tinggi," kata Ali.
 
Ia mencontohkan, sejak konsep TOD dan rencana pengembangan infrastuktur transportasi modern mulai diperkenalkan, beberapa kawasan mengalami peningkatan harga properti cukup signifikan. Peningkatan nilai tertinggi didominasi kawasan Jakarta Selatan, yaitu Lebak Bulus, Cilandak, dan Fatmawati.
 
Peningkatan nilai kawasan tersebut tidak luput dari munculnya persepsi positif masyarakat terhadap kemudahan akses transportasi dan ketersediaan fasilitas kehidupan.
 
Ia mencatat ada sembilan faktor keunggulan dari konsep TOD, antara lain mengurangi ketergantungan terhadap kendaraan pribadi, kemudahan mobilitas, menciptakan aksesbilitas dari wilayah urban dan sub-urban, serta mendorong pertumbuhan ekonomi.
 

(KIE)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif