Plt Direktur Keuangan BTN Nixon Napitupulu. (FOTO: Medcom.id/Husen Miftahudin)
Plt Direktur Keuangan BTN Nixon Napitupulu. (FOTO: Medcom.id/Husen Miftahudin)

BTN Genjot KPR Skema BP2BT

Properti btn kpr
Husen Miftahudin • 19 Agustus 2019 17:56
Jakarta: Bank Tabungan Negara (BTN) mendorong masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) menggunakan skema Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan (BP2BT) dalam Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Skema ini menjadi cara BTN untuk mendorong lebih banyak realisasi KPR subsidi.
 
"Kita lagi mendorong satu produk namanya BP2BT yang sumber pendanaannya dari Bank Dunia," kata Plt Direktur Keuangan BTN Nixon Napitupulu dalam Public Expose Live di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Kawasan SCBD, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Senin, 19 Agustus 2019.
 
Skema KPR BP2BT merupakan program bantuan pemerintah kepada MBR yang telah memiliki tabungan. Skema ini menyubsidi uang muka sebesar 10 persen hingga 40 persen dari nilai rumah yang di-KPR-kan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Subsidi uang mukanya in between Rp32 juta sampai Rp40 juta. Angsurannya sama saja ke para konsumen," terang Nixon.
 
Skema KPR BP2BT berbeda dengan KPR Subsidi Selisih Bunga (SSB). KPR SSB yakni pemberian subsidi berupa bunga pinjaman, sedangkan BP2BT uang mukanya yang diberikan subsidi.
 
"Sehingga pokok kreditnya menurun. Jadi angsurannya (KPR BP2BT) sama saja dengan KPR SSB," beber Nixon.
 
Hingga saat ini pemerintah tengah membahas beberapa syarat skema BP2BT dengan Bank Dunia. Salah satu usulannya ialah memudahkan pinjaman bagi pengembang perumahan atau developer.
 
"Memang ada beberapa syarat yang kami bahas dengan Bank Dunia dan PUPR agar tidak memberatkan developer. Sehingga nanti developer memiliki animo yang tinggi untuk juga ambil yang ini," pungkas Nixon.
 

(AHL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif