Investasi bekasi meningkat, LPCK siapkan hunian tapak dan komersil. Foto: LPCK
Investasi bekasi meningkat, LPCK siapkan hunian tapak dan komersil. Foto: LPCK

Iklim Investasi Bekasi Kondusif, LPCK Tangkap Peluang

Rizkie Fauzian • 12 Februari 2026 22:10
Ringkasnya gini..
  • Pemkab Bekasi menargetkan investasi Rp73,275 triliun pada 2026, naik 1 persen dari tahun sebelumnya, didorong optimisme iklim usaha yang kondusif.
  • Hingga triwulan III 2025, realisasi investasi Bekasi mencapai Rp61,78 triliun dan menyerap lebih dari 55 ribu tenaga kerja.
  • PT Lippo Cikarang Tbk menyambut positif prospek tersebut dengan menyiapkan berbagai produk hunian dan komersial di Lippo Cikarang Cosmopolis.
Cikarang: Kabupaten Bekasi terus mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi dan investasi nasional. Pada 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi menargetkan nilai investasi sebesar Rp73,275 triliun.
 
Target tersebut meningkat sekitar Rp725 miliar atau 1 persen dibandingkan target 2025 yang sebesar Rp72,55 triliun. Kenaikan ini mencerminkan optimisme pemerintah daerah terhadap iklim usaha yang dinilai semakin kondusif dan berkelanjutan.
 
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, menyatakan peningkatan target investasi akan dibarengi dengan penguatan kualitas layanan kepada investor melalui sistem pelayanan terpadu yang lebih cepat, mudah, dan efisien.

Hingga triwulan III 2025, realisasi investasi Kabupaten Bekasi telah mencapai Rp61,78 triliun. Nilai tersebut terdiri atas Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp37,90 triliun dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp23,87 triliun.
 
Investasi tersebut juga menyerap lebih dari 55 ribu tenaga kerja, menjadikan Kabupaten Bekasi sebagai kabupaten/kota dengan realisasi investasi tertinggi di Jawa Barat.

LPCK sambut positif prospek investasi

Di tengah meningkatnya arus investasi, PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) menyambut positif prospek pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bekasi, termasuk rencana peningkatan target investasi tahun ini.
 
Sebagai pengembang kawasan perkotaan berstandar internasional melalui proyek Lippo Cikarang Cosmopolis (LCC), LPCK menilai pertumbuhan investasi dan penyerapan tenaga kerja menjadi sinyal meningkatnya kebutuhan hunian serta fasilitas komersial berkualitas.
 
Untuk menjawab kebutuhan tersebut, LPCK menyiapkan beragam produk hunian dan komersial yang dikembangkan dalam kota mandiri dengan pengelolaan terpadu dan berkelanjutan.
 
Produk tersebut antara lain 5enses Collection, Cendana Grand Excelsia @ The Patio, Cendana Suites @ The Patio, The Colony, Allegra @ Casa de Lago, TreeTops @ Tanamera Vantage, serta The Hive @ Neo Patio.
 
Deputy COO LPCK, Lukas Budi Setiawan, menyampaikan optimisme terhadap pertumbuhan investasi dan prospek industri properti yang dinilai menunjukkan tren permintaan kuat dan berkelanjutan.
 
LPCK, kata dia, berkomitmen menjaga kepercayaan konsumen melalui penyelesaian pembangunan tepat waktu serta proses serah terima unit sesuai jadwal.

Kinerja keuangan tumbuh signifikan

Sepanjang sembilan bulan pertama 2025, LPCK mencatat pra-penjualan sebesar Rp1,2 triliun atau setara 73 persen dari target tahunan Rp1,65 triliun.
 
Pada periode yang sama, perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp3,44 triliun, tumbuh 251 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
 
Pertumbuhan tersebut didorong oleh serah terima rumah tapak, apartemen, unit komersial, lahan industri, serta kontribusi dari segmen non-properti melalui pengelolaan kawasan Lippo Cikarang Cosmopolis.
 
Kinerja tersebut turut tercermin dari capaian EBITDA sebesar Rp363 miliar dengan margin 11 persen, serta laba kotor Rp670 miliar dengan margin 19 persen. Angka ini menunjukkan kemampuan perseroan dalam menjaga efisiensi operasional dan kualitas pertumbuhan.
 
Dengan dukungan iklim investasi yang semakin solid di Kabupaten Bekasi serta kesiapan infrastruktur dan pengelolaan kawasan yang matang, LPCK optimistis dapat terus berperan sebagai salah satu penggerak pertumbuhan kawasan, sekaligus menyediakan lingkungan hunian dan bisnis yang berkualitas bagi masyarakat dan pelaku usaha.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(KIE)




TERKAIT

BERITA LAINNYA