Cara Mudah Menabung DP Rumah dalam 12 Bulan
Maket apartemen yang sedang dibangun kontraktor BUMN Adhi Karya dalam sebuah pameran properti di Jakarta.Apartemen kini menjadi hunian yang harganya lebih sesuai kemampuan banyak orang. Antara Foto/Audy Alwi
Jakarta: Membeli rumah merupakan keinginan setiap orang, namun kemampuan keuangan bisa menjadi penyebab tertundanya rencana tersebut. Jika pembelian rumah terus ditunda, niscaya impian punya rumah sendiri tidak akan pernah terealisasi.

Untuk membeli rumah, sebagian orang saat ini memanfaatkan metode bayar dengan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang dinilai lebih meringankan beban finansial. Bagaimana tidak, untuk bisa tinggal di rumah minimalis impian, hanya perlu mengeluarkan uang muka 15 persen sebagai permulaan.


Berdasarkan hitungan Kalkulator Keterjangkauan rumah.com , supaya bisa menempati rumah seharga Rp 500 juta, maka harus menyiapkan uang sekitar Rp 75 juta sebagai DP-nya. Jangan lupa siapkan juga biaya ekstra seperti pajak dan sertifikat.

Mempertimbangkan uang Rp 75 juta bukanlah nominal yang kecil, maka mengumpulkannya pasti butuh waktu yang tidak sebentar. Idealnya, menabung DP rumah memerlukan jangka waktu kurang lebih 12 bulan.

Selama waktu menabung berlangsung, ada beberapa trik yang bisa Anda tiru demi tabungannya lekas terkumpul.

Buka rekening tabungan khusus

Anda dapat melakukan salah satu cara terbaik demi mewujudkan mimpi membeli rumah yaitu membuat rekening tabungan khusus. Di rekening ini nanti hanya diisi oleh tabungan khusus membeli rumah.

Pastikan Anda tidak menggunakan uang untuk keperluan lain dari rekening tabungan khusus ini. Untuk porsi tabungan usahakan minimal 30 persen dari gaji.

Asumsinya apabila Anda memiliki gaji Rp 8 juta, maka Anda harus menabung sebesar Rp2,4 juta setiap bulan.

Cari Penghasilan Tambahan

Mau tak mau Anda harus menamba pundi-pundi keuangan Anda. Salah satu caranya dengan melakukan pekerjaan tambahan yang Anda kuasai, misalnya fotografi, menjadi penulis lepas, atau penerjemah.

Lakukan pekerjaan di akhir pekan atau setelah Anda pulang kantor. Menjadi reseller atau berjualan secara online juga seru untuk dicoba.

Investasi jangka panjang bersama

Bukan hanya menabung, Anda juga perlu melakukan investasi jangka panjang demi merealisasikan impian untuk memiliki sebuah rumah yang layak huni.

Masih dengan perhitungan yang sama, bila Anda memiliki gaji Rp8 juta per bulan maka alokasikan setidaknya 20% dari gaji atau sebesar Rp1,6 juta untuk investasi jangka panjang seperti reksadana saham.

Jadi perhitungannya kurang lebih seperti ini:

    Tabungan dari efisiensi konsumsi: Rp1.200.000 x (12 bulan) = Rp 14.400.000.
    Tabungan rekening khusus: Rp2.400.000 x (12 bulan) = Rp28.800.000
    Investasi reksadana saham: Rp1.600.000 x (12 bulan) x *indikasi bunga 20% = Rp73,7 juta

Maka dalam waktu setahun, Anda sudah bisa memiliki dana sebesar Rp 116 juta nantinya uang sebesar ini dapat dijadikan uang muka dan cicilan beberapa bulan pertama dalam membeli rumah. Tak terlalu sulit. Anda hanya harus memaksakan diri untuk melakukannya.


 



(LHE)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id