Tips membersihkan dapur dengan mudah. Foto: Shutterstock
Tips membersihkan dapur dengan mudah. Foto: Shutterstock

Penyaluran Kredit Baru Meningkat Didorong Penggunaan KPR

Properti Bank Indonesia Perumahan kpr
Rizkie Fauzian • 17 September 2021 20:00
Jakarta: Survei Bank Indonesia (BI) mengindikasikan adanya kenaikan penyaluran kredit baru pada Agustus 2021. Kenaikan tersebut didorong oleh jenis penggunaan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dan kredit konsumsi lain.
 
Hasil survei Permintaan dan Penawaran Pembiayaan Perbankan mencatat Saldo Bersih Tertimbang (SBT) penyaluran kredit baru pada Agustus 2021 sebesar 25 persen, atau lebih besar dibandingkan SBT Juli 2021 yang sebesar 22,1 persen.
 
"Berdasarkan jenis penggunaan, penyaluran kredit baru pada Agustus 2021 diperkirakan meningkat pada jenis KPR dan kredit konsumsi lainnya, sementara Kredit Modal Kerja (KMK) dan Kredit Investasi (KI) melambat," tulis hasil survei dalam laman resmi Bank Indonesia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara jenis Kredit Modal Kerja (KMK) dan Kredit Investasi (KI) diprakirakan melambat. Berdasarkan kelompok bank, pertumbuhan penyaluran kredit baru pada Agustus 2021 diprakirakan terjadi pada bank umum dan Bank Pembangunan Daerah (BPD).
 
Untuk KPR, SBT kredit baru mencapai 16,2 persen pada Agustus 2021 dibandingkan -8,3 persen pada Juli 2021. Sedangkan untuk kredit konsumsi lainnya, SBT kredit baru mencapai 37,6 persen pada Agustus 2021 dibandingkan 3,3 persen pada Juli 2021.
 
Kemudian untuk SBT KMK pada Agustus 2021 hanya sebesar 16,6 persen atau melambat dibandingkan Juli 2021 yang sebesar 28,5 persen. Adapun SBT KI pada Agustus 2021 sebesar 10,1 persen, atau melambat dibandingkan Juli 2021 yang sebesar 14,4 persen.
 
Bank Sentral menyimpulkan dari hasil survei bahwa penyaluran kredit baru pada September 2021 akan kembali menguat, yang terindikasi dari SBT mencapai 58,8 persen.
 
Jika melihat kategori bank, penyaluran kredit baru pada September 2021 diperkirakan terjadi pada seluruh kategori bank, baik bank umum, bank pembangunan daerah (BPD) dan bank umum syariah.
 
Sejalan dengan meningkatnya penyaluran kredit baru di Agustus 2021, kebijakan standar penyaluran kredit (lending standard) juga melonggar. 
 
Faktor yang mempengaruhi perubahan standar pemberian kredit pada Agustus 2021 antara lain potensi risiko kredit ke depan, proyeksi ekonomi ke depan, dan toleransi bank terhadap risiko (risk appetite bank).

 
(KIE)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif