Ini Jadinya Bila Eropa Pindah ke Timur Tengah
Heart of Europe adalah kompleks wisata mewah dan villa megah di atas lahan reklamasi di pesisir Dubai. (googlemap)
Dubai: Kota di Uni Emirat Arab ini selalu haus dengan proyek ambisius. Tidak kurang-kurang jumlah pencakar langit yang menembus batasan teknis dan arsitektur menghiasi kota, kini Dubai berambisi menghadirkan 'Eropa' di pesisir Teluk Persia.

Heart of Europe. Itu nama proyeknya. Ujudnya adalah komplek wisata mewah dan villa megah di atas lahan reklamasi. Setidaknya ada 300 pulau yang direklamasi untuk mewujudkannya. 



SecretDubai/Kleindienst Group

Luas total kompleks yang bertetangga The Palm Jumeirah tersebut sekitar 6 kilometer persegi. Di atasnya akan berdiri 13 hotel bintang lima diamond sampai bintang tujuh. Dua tahun lagi proyek yang dimulai sejak 2014 itu akan selesai.

Ada enam pulau utama yang dibagi menjadi cluster Main Europe, The Floating Venice, Germany, Sweden, Switzerland dan St. Petersburg. Semua pulau ini dirancang dengan menyatukan prinsip-prinsip arsitektur dan langgam budaya masing-masing negara.

Bahkan pengembangnya -Kleindienst Group- mengupayakan ada sistem udara khusus yang membuat pengunjung menikmati iklim asli dari negara-negara yang menjadi tema klaster bersangkutan. Tidak terkecuali gigitan angin musim dingin khas Rusia.


inhabitat/Kleindienst Group

Tentu saja pengembang asal Jerman itu tidak lupa menghadirkan lingkungan yang nyaman dan asri. Sedemikian seriusnya hingga pohon-pohon dan aneka tanaman didatangkan langsung dari Andalusia, Spanyol.

Antar pulau dihubungkan dengan jembatan. Bila ingin berkeliling kompleks moda transportasi yang disediakan adalah perahu, pesawat amphibi dan helikopter. Benar sekali, tidak ada mobil bahkan sepeda motor sekalipun.

 



(LHE)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id