Ada Rusun Khusus Lansia di Cibubur
Rusun baru khusus lansia ini hanya bersi 90 unit.
Jakarta: Akhirnya ada pilihan tempat tinggal baru bagi warga lanjut usia (lansia) yang merasa sepi sendirian di rumah tapi sungkan di rumah anak-menantu. Di tempat baru ini mereka juga bisa tetap bersosialisasi dengan sebayanya dan melakukan berbagai aktifitas lain.

Ini bukan rumah jompo yang merupakan tempat penitipan orang tua. Bukan pula rumah sakit yang mengkhususkan dirinya merawat warga lanjut usia dengan gangguan kesehatan. Melainkan rumah susun sewa alias rusunawa.


"Kami bangun di Cibubur hunian vertical pertama untuk yang berkebutuhan khusus, termasuk lansia," ujar Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Khalawi Abdul Hamid dalam keterangan tertulis, Selasa (24/4/2018).

Sesuai kondisi fisik lansia, akses masuk rusun berupa jalur landai. Meski hanya tiga lantai, ada lift yang memudahkan lansia naik ke lantai atas. Di setiap unitnya sudah dilengkapi perabotan dasar yang memadai, sehingga lansia tidak perlu pindahan tapi cukup bawa pakaian saja.

Tiga lantai itu berada di satu tower. Di lantai pertama terdapat 22 unit, sedangkan lantai dua dan tiga bersisi masing-masing 34 unit. Setiap unit luasnya 24 meter persegi yang telah dilengkapi lemari pakaian, ranjang, sofa, meja tamu dan meja makan.

Di setiap lantai ada ruangan terbuka bagi seluruh penghuni untuk bersosialisasi. Biaya pembangunan rusun yang dibangun oleh Satuan Kerja Pengembangan Perumahan Direktorat Rumah Susun Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR mencapai Rp16,19 miliar.

“Biaya pembangunannya Rp 16,9 miliar dan ini bagian program satu juta rumah. Pengelolaannya oleh Yayasan Ria Pembangunan berkoordinasi dengan Kementerian Sosial,” sambung Khalawi.



Ketua Pembina Yayasan Karya Bakti Ria Pembangunan Cibubur Haryono Suyono mengatakan rusun khusus lansia sudah sangat dibutuhkan. Mayoritas rumah susun tidak dibangun dengan spesifikasi lansia yang kondisi fisiknya membutuhkan penyesuaian bangunan.

"Selama ini rusun untuk lansia ini kondisinya sudah tidak layak. Alhamdulillah usulan membangun rusun khusus ini disetujui," imbuh mantan Kepala Badan Koordinasi Kelurga Berencana Nasional (BKKBN) ini.
 



(LHE)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id