Hunian Masih Jadi Primadona Investasi 2018
Proyek pembangunan perumahan di kawasan pemukiman baru di luar Jakarta, Antara Photo/Aji Setyawan
Jakarta: Kendati tahun ini tidak terlalu menggeliat, namun sektor ini diprediksi akan kembali bergairah pada 2018. Khususnya apartemen dan rumah tapak, baik untuk investasi dan tempat tinggal.

"Terutama di daerah-daerah, masih banyak yang akan investasi," tutur ekonom The Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira kepada Medcom.id, Rabu, 6 Desember 2017.


Ada tiga segmen dalam sektor properti. Hunian, ruko dan perbelanjaan. Gairah investasi di tiga segmen ini tidak bisa dipukul sama rata.

"Hunian akan seiring dengan daya beli masyarakat yang pada 2018 akan pulih, dan bunga kredit ada penurunan. Ini akan memacu pertumbuhan KPR, maka permintaan bisa pulih lagi," jelasnya.

Sementara segmen ruko akan tergantung iklim bisnis. Sekarang ini iklim usaha masih dalam pemulihan dari dampak pelambatan ekonomi. Maka pasar ruko 2018 diperkirakan masih lamban.

Sedangkan segmen pusat perbelanjaan, diakui sekarang dihindari bank gara-gara tingginya tingkat nonperforming loan (NPL). Maka pilihan investasi yang menarik di sektor properti secara umum adalah hunian.  

"Ini kesempatan untuk titik balik pemulihan," pungkasnya.

 



(LHE)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id