Maket Jakarta International Stadium. Dok. JakPro
Maket Jakarta International Stadium. Dok. JakPro

Keren, JIS Jadi Bangunan Ramah Lingkungan Bersertifikat Dunia

Properti Ramah Lingkungan stadion bmw Pembangunan Hijau
Rendy Renuki H • 16 Juli 2021 16:03
Jakarta: Jakarta International Stadium (JIS) kini diakui menjadi salah satu bangunan ramah lingkungan. Stadion di Sunter, Jakarta Utara itu bahkan mengantongi sertifikat dunia.
 
JIS meraih penilaian Greenship level platinum untuk desain dan pembangunannya. Penghargaan diberikan lembaga sertifikasi Green Building Council Indonesia (GBCI), anggota World Green Building Council (WGBC) yang berpusat di Toronto, Kanada. 
 
Penilaian itu disandarkan enam parameter, yaitu Appropriate Site Development (ASD) yang memperoleh 12 poin, Energy Efficiency and Conservation (EEC) 24 poin, Water Conservation (WAC) 18 poin, Material Resources and Cycle (MRC) 2 poin, Indoor Health and Comfort (IHC) 4 poin, dan Building Environment Management (BEM) 3 poin.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Berdasarkan hasil assessment sertifikasi atau Greenship level platinum pada Design Recognition secara keseluruhan aspek penilaian JIS memperoleh skor 91," kata International & Government Relations Director of Green Building, Tiyok Prasetyoadi, lewat keterangannya, Jumat 16 Juli 2021.
 
Menurutnya, JIS merupakan ruang publik pertama di Indonesia yang menggusung konsep green building. Stadion berstandar FIFA itu diharapkan memicu kawasan publik lainnya di Indonesia untuk menerapkan hal serupa.
 
Sehingga, stadion yang memiliki atap buka-tutup (retractable foof) itu bisa menjadi katalisator peremajaan kota. Sejalan dengan visi kota DKI Jakarta yang sedang fokus menjadi livable city.
 
"Green building tidak hanya bangunan, tapi juga mengubah mindset dan mengubah pola perilaku masyarakat," ujarnya.
 
Sejumlah indikator pun diperhatikan untuk ekosistem green building JIS. Di antaranya lahan tepat guna yang mudah diakses dan terintegrasi transportasi umum. JIS juga harus accessible dan ramah bagi pejalan kaki, sehingga dilengkapi ramp sebagai pintu masuk utama bagi suporter dan penonton.
 
Indikator lain yakni efisien energi dengan memakai solar panel untuk memanfaatkan energi terbarukan. Kemudian, JIS juga akan dikelliling oleh facade yang memiliki selubung bangunan, sehingga memiliki sirkulasi udara dan cahaya matahari yang cukup.
 
Indikator lainnya yang menjadi aspek green building JIS yaitu konservasi air, material ramah lingkungan, kesehatan dalam ruang, dan manajemen lingkungan.
 
"Semaksimal mungkin air hujan dan air limbah tidak keluar dari JIS," jelasnya.
 
Untuk menyelaraskan konsep green building dengan perilaku masyarakat, PT Jakarta Propertindo (Jakpro) selaku pengembang pun mulai berkolaborasi dengan berbagai komunitas lingkungan, sepak bola, maupun warga sekitar.
 
Mereka terus mensosialisasikan dan mengkampanyekan budaya green attitude atau budaya pelestarian lingkungan. Salah satu contohnya, para pengunjung JIS diwajibkan membawa botol minuman sendiri. Hal ini akan di terapkan bagi para suporter sepak bola maupun para pengunjung event besar yang terselenggara di JIS.
 
(MBM)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif