Inspirasi Nabawi Sang Juragan Ayam
Detail hiasannya dipasok perajin sekitar. medcom.id/Ahmad Mustaqim
Sleman:Setelah sekian lama menyisihkan sebagian pendapatannya dari berdagang ayam, Suciati Saliman (66) mulai mewujudkan mimpinya. Membangun masjid dengan detail ornamen terinspirasi Masjid Nabawi, Madinah.

Masjid impian itu telah berdiri dan sedang dalam tahap penyelesaian akhir. Berdiri di atas lahan seluas 1600 meter persegi di Jl Gito-gati, Grojogan, Pandowoharjo, Sleman, DIY.


Ciri fisik seperti Masjid Nabawi terlihat langsung dari bentuk fisik dan keberadaan lima menara. Detail pintu masjid juga berwarna emas di bagian tepinya, seperti halnya Masjid Nabawi.

"Pintu masjid ada sembilan, ini simbol Wali Songo yang menyebarkan ajaran Islam di Jawa," jelas Suciati ditemui medcom.id di masjid tersebut.

Masjid terdiri tiga lantai dan satu basement. Lantai dua dan tiga menjadi bagian utama masjid yang dipakai untuk beribadah. Lantai dasar bisa bisa dijadikan ruang serba guna bagi warga.



Daya tampung maksimalnya diperkirakan 1500 orang. "Masjid ini juga ada lift untuk membantu jemaah yang sakit atau difabel," papar Suciati.

Di luar masjid terdapat sebuah bedug yang ditabuh sebagai tanda masuknya waktu salat. Bedug berukuran panjangnya 170 sentimeter dengan diameter 130 sentimeter ini dibuat perajin di Cirebon dari kayu trembesi utuh berusia 127 tahun dari Majalengka.

Suciwati berharap keberadaan masjid itu bisa dimanfaatkan warga sekitar dan terutama wisatawan karena letaknya di jalur alternatif Yogyakarta menuju sejumlah kawasan wisata. "Masjid ini buka 24 jam. Semoga pembangunan bisa 100 persen besok bukan Agustus," ucapnya.


 



(LHE)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id