Transit Oriented Development (TOD). Foto : MI.
Transit Oriented Development (TOD). Foto : MI.

Urban Jakarta Kembangkan Proyek TOD Terbesar

Properti proyek apartemen
Husen Miftahudin • 03 Juni 2020 13:31
Jakarta: PT Urban Jakarta Propertindo Tbk (URBN) menambah daftar kepemilikan proyek produk properti berkonsep Transit Oriented Development (TOD) dan terintegrasi dengan transportasi massal melalui proyek Jakarta River City (JRC).
 
Proyek di atas lahan sekitar enam hektare yang berlokasi di kawasan MT Haryono, Jakarta Timur ini pengembangannya terdiri dari delapan menara apartemen, satu area komersial, dan satu perkantoran. Jakarta River City menargetkan tahun depan sudah bisa memasarkan proyek.
 
President Director Urban Jakarta Propertindo Bambang Sumargono mengatakan JRC akan menjadi proyek kawasan mixed-used berkonsep TOD terbesar di Jakarta. Proyek JRC memadukan konsep bangunan hijau (green building) dengan kecanggihan teknologi Internet of Things (IoT).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Perseroan saat ini sedang melakukan kajian naturalisasi sungai Ciliwung dengan melibatkan tim ahli dari Institut Telnologi Bandung (ITB). Adapun luasan lahan yang akan dinaturalisasi sepanjang 500 meter.
 
"JRC rencananya akan memanfaatkan sisi sungai sebagai promenade yang melengkapi kawasan hunian dan komersial," jelas Bambang dalam keterangan tertulis yang diterima Medcom.id, Rabu, 3 Juni 2020.
 
Urban Jakarta rencananya akan memulai pembangunan commercial marketing gallery di lahan 3.500 meter persegi dengan nilai investasi Rp20 miliar.
 
"Rencana awal kantor pemasaran akan dimulai pada Juli 2020. Namun mencermati kondisi covid-19, kemungkinan akan mundur ke September 2020," tambah Bambang.
 
Urban Jakarta juga berencana meluncurkan proyek ini pada 2021. "Kami segera mengembangkan greenfield project JRC agar segera pula memperoleh nilai tambahnya," ungkapnya.
 
Sebelum mengakuisisi proyek JRC, Urban Jakarta sudah memiliki empat proyek TOD yang saat ini dalam tahap pembangunan, yaitu Gateway Park (Bekasi) dan Urban Signature (Ciracas). Kedua proyek tersebut merupakan kerja sama operasi (KSO) dengan PT Adhi Commuter Property (ACP). Sementara, dua proyek lainnya yakni Urban Sky dan Urban Suite sepenuhnya dimiliki perusahaan.
 
Direktur Operasional Urban Jakarta Propertindo Firdaus Fahmi menambahkan untuk pengembangan dan pemasaran Urban Suites yang membidik segmen menengah atas, rencananya akan resmi diluncurkan pada Oktober 2020.
 
"2020 perseroan menargetkan marketing sales Rp300 miliar untuk proyek ini. Adapun penentuan dan pengambilan Nomor Urut Pemesan (NUP) akan mulai dilakukan pada Juni 2020. Kami yakin dan optimistis Urban Suites akan diminati oleh masyarakat yang sedang mencari hunian," pungkas Firdaus.

 

(SAW)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif