Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan Kementerian PKP Sri Haryati menyebut capaian tersebut tergolong sangat tinggi. Ia mengatakan angka tersebut disampaikan langsung oleh Maruarar kepada Ketua Satgas Perumahan.
“Capaian ini luar biasa, sudah Rp14 triliun untuk saat ini,” ujar Sri dikutip dari Antara, Kamis, 30 April 2026.
Menurut Sri, program KUR perumahan merupakan bagian dari arahan Hashim dalam mendorong percepatan pembangunan sektor hunian.
Dalam rapat tersebut, pemerintah juga membahas pemetaan lahan yang berpotensi dimanfaatkan untuk pembangunan perumahan. Pembahasan dilakukan bersama Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Nusron Wahid.
Nusron disebut telah menyampaikan daftar lahan yang dapat digunakan. Menindaklanjuti hal tersebut, Kementerian PKP akan membentuk tim survei untuk menentukan lokasi prioritas yang layak dikembangkan sebagai kawasan perumahan.
Selain itu, rapat juga menyoroti rencana pengembangan 11 kota satelit yang lahannya telah dipetakan. Dalam proses perencanaan ini, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto turut dilibatkan untuk melakukan kajian awal desain tata ruang.
Kajian tersebut mencakup berbagai aspek, mulai dari backlog perumahan, ketersediaan sarana dan prasarana, hingga integrasi transportasi di kawasan kota satelit.
Ke depan, tim survei akan menentukan lahan prioritas sekaligus memilih skema terbaik guna merealisasikan program perumahan nasional secara lebih terarah dan berkelanjutan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News