Rusunawa Sementara untuk Keluarga Muda

Rizkie Fauzian 13 Maret 2018 11:00 WIB
rusun
Rusunawa Sementara untuk Keluarga Muda
Suasanya sebuah rusunawa yang baru berdiri di Kediri, Jawa Timur. Antara Foto/Praseria Fauzan
Denpasar:Pasangan pengantin baru dan keluarga muda dengan pendapatan menengah kemungkinan akan semakin berat menjangkau harga rumah tapak. Bila tak mau tinggal di 'pondok mertua indah' ada pilihan yang lebih terjangkau, yaitu rumah susun sewa alias rusunawa.

Harga sewa yang ditawarkan relatif lebih terjangkau bagi pekerja kurang dari tiga-lima tahun. Biasanya lokasi rusunawa masih di perkotaan sehingga dekat dengan aktifitasnya sehari-hari.  


“Nanti bila penghasilan semakin meningkat bisa mengangsur membeli apartemen atau rumah tapak,” ujar Dirjen Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid seusai peresmian rusunawa bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Kantor Imigrasi Kelas I Denpasar Kementerian Hukum dan HAM RI di Denpasar, Bali, Sabtu (10/2/2018).

baca juga: Unit rusun KS Tubun disewakan Rp 1,7 juta/bulan

Sebagian besar rusunawa adalah proyek BUMN bekerjasama dengan pemda setempat selaku penyedia lahan. Memang fasilitasnya tidak bisa disebut lengkap, luas unitnya yang rata-rata 36 meter persegi dengan dua kamar tidur terhitung sudah sangat mencukupi bagi keluarga muda.

Rusunawa bagi pegawai Kementerain Hukum dan HAM ini merupakan bagian program 1 Juta Rumah yang dimulai sejak April 2015. Khusus rumah susun -baik sewa dan hak milik- tahun ini Kementerian PUPR menetapkan target membangun 13.405 unit di seluruh Indonesia.

 



(LHE)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id