Tips menciptakan ruang belajar nyaman bagi anak. Foto: Shutterstock
Tips menciptakan ruang belajar nyaman bagi anak. Foto: Shutterstock

Populer Properti, Tips Menciptakan Ruang Belajar Anak hingga Rumah Tak Layak Huni di Bogor Diperbaiki

Properti Bedah Rumah Tapera Berita Terpopuler Hari Ini Berita Terpopuler Properti Rumah Subsidi FLPP
Rizkie Fauzian • 19 September 2021 10:19
Jakarta: Beberapa berita di kanal properti Medcom.id menjadi sorotan pembaca. Di antaranya tips menciptakan ruang belajar anak di rumah hingga data penerima FLPP divalidasi.
 
Berikut tiga berita terpopuler properti Medcom.id pada Sabtu, 18 September 2021:

1.5 Tips Menciptakan Ruang Belajar Nyaman untuk Anak

Meskipun pemerintah telah mengizinkan sekolah tatap muka, namun beberapa di antaranya masih dilakukan secara daring. 
 
Sejak pandemi covid-19, belajar dilakukan di rumah. Menurut para ahli, sistem pelajaran jarak jauh memiliki dampak pada kesehatan mental anak.
 
Ruang belajar yang nyaman dipercaya mempengaruhi proses pembelajaran anak. Maka, solusi membuat anak betah belajar adalah ruang yang nyaman.
 
Baca selengkapnya di sini

2. 44 Rumah Tak Layak Huni di Bogor Diperbaiki

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memperbaiki 44 rumah tidak layak huni di Kota Bogor, Jawa Barat. Perbaikan dilakukan melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah.
 
"Setiap rumah mendapat bantuan Rp20 juta," kata Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim dalam keterangan tertulis, Sabtu, 18 September 2021.
 
Ia mengatakan bahwa 44 rumah tidak layak huni yang menjadi sasaran program bedah rumah tersebar di Kelurahan Cibuluh dan Kelurahan Sukasari.
 
Baca selengkapnya di sini

3. Beralih ke BP Tapera, Data Penerima FLPP Divalidasi

Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Kementerian PUPR melakukan berbagai persiapan sehubungan dengan rencana pengalihan dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) ke BP Tapera.
 
Salah satunya dengan memastikan keabsahan data penerima FLPP yang dikelolanya sejak 2010 hingga 2020. Selain itu, batas waktu penyelesaian penyaluran dana FLPP 2021 yang berakhir pada Oktober.
 
Direktur Utama PPDPP Arief Sabaruddin mengatakan, ini merupakan salah satu upaya memastikan bahwa akuntabilitas merupakan hal utama dalam mengelola dana FLPP, sehingga dapat dipertanggungjawabkan dan tepat sasaran.
 
Baca selengkapnya di sini

 
(KIE)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif