NEWSTICKER
Deretan gedung perkantoran di salah satu kawasan bisnis utama Jakarta. MI/Usman Iskandar
Deretan gedung perkantoran di salah satu kawasan bisnis utama Jakarta. MI/Usman Iskandar

Bisnis Perkantoran Bergairah Setelah Pilpres 2019

Properti perkantoran bisnis properti
Rizkie Fauzian • 04 Oktober 2018 14:13
Jakarta: Sektor perkantoran diprediksi masih tertekan hingga tahun depan karena supply yang masih tinggi. Bahkan banjir suplai ruang kantor tahun ini yang mencapai 611 ribu meter persegi sedikit banyak berdampak lesunya pasar perkantoran.
 
"Tahun ini tertinggi sepanjang history of market, ada 611 ribu. Sementara perkiraan yang terserap baru 300 ribu, artinya ada 300-an lagi yang bakalan pindah supply ke 2019," kata Senior Associate Director Research Colliers International Indonesia, Ferry Salanto di World Trade Center Jakarta, Rabu (3/10/2018).
 
Meski tahun depan kondisi sektor perkantoran masih tertekan, namun setelah Pemilu dan Pilpres 2019 diperkirakan tingkat okupansi naik. Hal tersebut karena beberapa perusahaan yang selama ini menahan diri kembali memulai bisnisnya.

"Mulai April 2019, rencana perusahaan akan dimulai. Mereka mulai menyewa kantor lagi, sehingga 2020 kemungkinan akan lebih baik dari segi rental dan juga okupansi," jelasnya.


Tingkat okupansi perkantoran di Jakarta masih akan turun meskipun aktivitas sewa menyewa sudah mulai meningkat bila dibandingkan dengan pasokan baru. Tetapi kondisinya masih belum seimbang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Di dalam Laporan Colliers International Indonesia, khusus di kawasan CBD, pasokan ruang perkantoran baru mencapai 611.377 meter persegi. Di luar CBD mencapai 172.569 meter persegi.
 
"Kami proyeksikan di CBD sampai akhir tahun menjadi 80 persen. Dibilang drastis tidak sih, sekarang 82 persen, akhir tahun jadi 80 persen karena banyak yang masuk tadi," jelasnya.

 

(LHE)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif