Kementerian ATR inisiasi pencadangan lahan. Foto: Shutterstock
Kementerian ATR inisiasi pencadangan lahan. Foto: Shutterstock

Pemerintah Bakal Inisiasi Pencadangan Tanah

Properti bpn pertanahan reforma agraria Sertifikasi Lahan
Rizkie Fauzian • 30 Juni 2020 20:58
Jakarta: Pengadaan tanah untuk mendukung Proyek Strategis Nasional dinilai sudah dilakukan secara baik. Hal ini tidak terlepas dari proses pengadaan tanah yang terencana dengan baik sejak awal.
 
Plt. Direktur Jenderal Pengadaan Tanah Himawan Arief Sugoto megatakan, proses pengadaan lahan berjalan baik hanya saja ada beberapa hal yang harus diperhatikan lagi.
 
"Ke depan kita akan mencoba menginisiasi yang lain seperti pencadangan tanah. Kita bisa siapkan tanah, kita punya rekening bank tanah ini fungsinya sebagai intermediasi, kita kumpulkan tanah tersebut untuk membuka kesempatan investasi," katanya dalam keterangan tertulis, Selasa, 30 Juni 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Peran Direktorat Jenderal Pengadaan Tanah dan Pengembangan Pertanahan ke depannya sangat krusial dalam mendukung pembangunan. Dalam fungsi land management, ada beberapa kelompok yang menjadi komponennya.
 
"Pertama adalah land tenure yang mengatur kepemilikan, kemudian land use yang terkait dengan penataan pertanahan dan ruang, yang ketiga land value, dan yang berikutnya adalah land development," jelasnya.
 
Dirjen Pengadaan Tanah memegang dua fungsi yaitu land development dan land value. Fungsi yang lain bisa jadi akan selesai namun masa depan itu adalah bagaimana land development ini bisa kita kerjakan.
 
Staf Ahli Menteri ATR/Kepala BPN Bidang Ekonomi Pertanahan Gunawan Muhammad menyampaikan bahwa pengembangan pertanahan sangat dibutuhkan di masa akan datang.
 
"Terdapat beberapa sektor penting pemanfaatan tanah dalam pengembangan pertanahan di antaranya pembangunan infrastruktur, konsolidasi tanah, pembangunan rumah murah tidak akan bisa jika tanah diserahkan pada mekanisme pasar, pembangunan kawasan industri, dan juga food estate atau farming estate untuk pemenuhan pangan," ungkapnya.
 

(KIE)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif