Rusun dengan desain kearifan lokal di Jabar. Foto: Kementerian PUPR
Rusun dengan desain kearifan lokal di Jabar. Foto: Kementerian PUPR

Jaga Kearifan Lokal, Rusun di Jabar Gunakan Ornamen Mega Mendung

Properti Rusun Penyediaan Rumah Kementerian PUPR Rusun ASN Desain unik Rusun mahasiswa
Rizkie Fauzian • 25 Oktober 2021 17:16
Jawa Barat: Pembangunan rumah susun (rusun) yang dilaksanakan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di sejumlah daerah tidak melupakan desain bangunan yang mengandung unsur kearifan lokal. 
 
Salah satunya dengan menggunakan ornamen fasad mega mendung dan atap julang ngapak pada kanopi teras rusun yang dibangun di Provinsi Jawa Barat.
 
"Kami berupaya agar pembangunan rusun selalu memasukkan desain yang mengadung unsur kearifan lokal daerah," ujar Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid dalam keterangan tertulis, Senin, 25 Oktober 2021.
 
Menurut Khalawi, Kementerian PUPR akan terus mendorong pembangunan rusun untuk memenuhi kebutuhan hunian layak bagi masyarakat. Para penerima manfaat rusun mulai dari aparatur sipil negara (ASN), anggota TNI/ Polri, mahasiswa, serta masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Jaga Kearifan Lokal, Rusun di Jabar Gunakan Ornamen Mega Mendung
Rusun dengan desain kearifan lokal di Jabar. Foto: Kementerian PUPR

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Pembangunan rusun merupakan salah satu solusi dalam pemanfaatan lahan untuk perumahan. Selain mengoptimalkan lahan yang ada, rusun juga memiliki daya tampung yang cukup banyak," jelasnya.
 
Sementara itu, Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (P2P) Jawa II Direktorat Jenderal Perumahan Kiagoos Egie Ismail menambahkan, rusun yang ada di Jawa Barat dibangun dengan desain yang tidak melupakan unsur kearifan lokal, yaitu fasad mega mendung dan juga atap julang ngapak pada kanopi teras utama.
 
"Ornamen fasad mega mendung merupakan ciri khas daerah Jawa Barat. Kami harap generasi muda dan masyarakat Jawa Barat bisa ikut memiliki kebanggaan atas kearifan lokalnya,” ungkapnya.
 
Lebih lanjut, dirinya menerangkan, beberapa Rusun di Jawa Barat yang telah menggunakan ornamen fasad mega mendung antara lain Rusun untuk eks gelandang dan pengemis di Balai Rehabilitasi Sosial Eks Gelandang dan Pengemis Pangudi Luhur Kementerian Sosial di Bekasi Timur. 
Jaga Kearifan Lokal, Rusun di Jabar Gunakan Ornamen Mega Mendung
Rusun dengan desain kearifan lokal di Jabar. Foto: Kementerian PUPR
 
Pembangunan rusun yang menelan biaya pembangunan Rp28,32 miliar tersebut memiliki kapasitas 93 unit hunian tipe 24 dengan ketinggian lima lantai.
 
Selanjutnya adalah rusun untuk mahasiswa Universitas Djuanda dan STKIP NU Indramayu. Kedua rusun yang menelan biaya Rp25 miliar tersebut memiliki kapasitas 43 unit hunian tipe 24 dengan ketinggian tiga lantai.
 
"Kami juga berharap kepada pihak kontraktor untuk tetap memperhatikan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam proses pembangunan hunian vertikal tersebut. Ketiga rusun tersebut ditargetkan dapat selesai akhir tahun ini," ujarnya.
 
(KIE)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif